Olahraga berenang sangat bisa dilakukan oleh orang dari lintas umur, termasuk berenang untuk anak usia dini juga bagus lho. Dan penting untuk memulai mengenalkan olahraga air ini kepada anak selain menyehatkan bisa juga membantu motorik mereka.
Nah, dari pada bingung, kenapa sih penting mengajari anak-anak berenang di usia dini ini? Dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengajari mereka? Simak selengkapnya di bawah ini yuk!
Daftar Isi
1. Kapan Anak-Anak Mulai Belajar Berenang?
Meskipun berenang untuk anak usia dini bervariasi pada setiap anak, usia terbaik untuk memulai pelajaran berenang adalah antara 1 dan 4 tahun. Tujuan dari pelajaran berenang dini adalah untuk membiasakan anak-anak dengan air.
Baca Juga
Kadang-kadang disebut sebagai “kelas bertahan hidup di air”, kelas ini dirancang untuk membantu anak-anak mempelajari dasar-dasar yang dapat membantu mereka bertahan hidup di kolam renang jika terjadi kecelakaan.
Keterampilan yang akan dipelajari anak-anak Anda dapat membantu mereka mencegah tenggelam selama beberapa detik, tetapi keterampilan ini tidak boleh dianggap sebagai pengganti pengawasan dari orang tua kepada anak mereka saat berenang ya, karena pengawasan pun penting dilakukan.
2. Berapa Waktu yang Dibutuhkan Anak-Anak untuk Belajar Renang?
Memang berenang untuk anak usia dini ini tidak mudah. Jika Anda memulai pelajaran berenang pada anak-anak Anda antara usia 1 dan 4 tahun, mereka mungkin akan menjadi perenang yang percaya diri pada usia 5 atau 6 tahun.
Ingat, hanya karena anak Anda menunjukkan gerakan yang benar dalam berenang tidak berarti mereka tahu cara menggunakannya untuk berenang atau bertahan hidup di air.
Penting untuk memperkuat gerakan alami mereka dengan pelajaran renang formal yang akan mencakup gerakan yang diperlukan untuk berenang dengan aman.
Tentunya waktu yang akan dihabiskan anak-anak ketika berenang berbeda-beda tergantung pola ajar dan kemampuan Anak, jadi usahakan sabar dalam mengajari anak berenang ya.

3. Kapan Anak-Anak Boleh Berenang Tanpa Pengawasan Orang Tua?
Memang jika membahas waktu setiap momen berenang untuk anak usia dini ini berbeda-beda dan tidak bisa disamaratakan. Namun jika ditanya kapan anak siap dilepas dari pengawasan orang tua, jawaban singkatnya adalah jangan pernah.
Meskipun anak-anak Anda telah mengikuti les renang, tidak ada salahnya membiarkan mereka menggunakan kolam renang tanpa pengawasan, namun Anda harus hadir berada di tepi kolam renang.
Risiko tenggelam mungkin ada saja ketika Anda berada di kolam renang, bisa menjadi antisipasi yang baik dan upaya preventif yang bisa dilakukan.
Tidak peduli seberapa berpengalaman Anda atau anak Anda sebagai perenang, selalu berenanglah dengan pengawasan ekstra sehingga bisa menghindari segala bentuk bahaya yang ada di kolam renang.
Baca Juga: “Contoh Desain Kolam Renang Anak & Dewasa di Jakarta Utara“
4. Tips Mengajari Anak Berenang
Meskipun anak-anak harus mengikuti les renang dengan profesional yang terlatih, Anda dapat membantu mereka menjadi perenang yang aman dan percaya diri dengan melanjutkan pengajaran mereka di rumah.
Berenang untuk anak usia dini memiliki tingkatan yang berbeda-beda, tergantung pemahaman dan cara anak berada di kolam renang. Jika memang anak belum mahir, jangan terlebih dahulu mengajari hal yang rumit, cobalah untuk mempelajari hal yang mudah terlebih dahulu.
Ajak anak Anda berdiskusi tentang apa yang telah mereka pelajari dalam les renang mereka dan biasakan mereka dengan kolam renang Anda.
Cara Ajari Anak Berenang
Jika ingin mengajari mereka berenang, lakukan hal berikut ini:
1. Mengidentifikasi Bahaya
Identifikasi dan jelaskan saluran pembuangan dan skimmer serta cara menghindari area tersebut agar tidak terjebak atau tersedot ke dalam air.
Saat anak Anda masih dalam tahap perkembangan sebagai perenang, mereka mungkin belum bisa berenang dengan cukup kuat untuk menghindari tarikan saluran air.
2. Biarkan Mereka Berenang di Air Dangkal
Biarkan anak Anda berenang di bagian kolam yang paling dangkal hingga anak Anda menjadi perenang yang ahli.
Dorong mereka untuk melatih keterampilan mereka dan menjelajahi air yang sedikit lebih dalam saat Anda berada di kolam bersama mereka. Jika tidak, cobalah menjaga mereka di tempat yang memungkinkan mereka menyentuh dasar kolam renang.
3. Beri Dukungan Fisik dan Emosional
Dengan menyemangati anak Anda saat mereka belajar berenang itu sebuah hal yang baik dan merupakan sikap dukungan emosional kepada anak agar lebih percaya diri.
Anda juga dapat mendukung mereka secara fisik dengan melatih berbagai gerakan dan tendangan, yang membantu mereka membangun memori otot yang diperlukan untuk berenang. <DM>
















