Waterproofing kolam renang adalah melapisi permukaan kolam renang sehingga anti bocor. Tentu dalam membuat kolam renang, langkah ini tidak boleh dilewatkan ya karena sangat krusial sehingga mencegah kolam kita bocor.
Jika Anda belum familiar dengan waterproofing di kolam renang ini, simak beberapa informasinya ya, mulai dari definisi hingga beberapa metode yang biasanya digunakan. Calon pemilik kolam renang baru wajib tahu nih!
Daftar Isi
Apa Itu Waterproofing dalam Kolam Renang?
Seperti yang sudah diulas sebelumnya, waterproofing kolam renang adalah melapisi kolam renang sehingga memiliki pelapis anti bocor, tujuannya untuk mencegah kolam renang Anda bocor, sehingga aman bagi penggunanya.
Baca Juga
Selain untuk menjaga kebocoran kolam renang, cairan pelapis anti bocor ini juga bisa menjaga kebersihan kolam karena mencegah air bercampur dengan material lain. Secara proses, tidak hanya dilapisi cairan anti bocor saja, tetapi melibatkan proses tes rendam terlebih dahulu.
Dengan adanya tes rendam ini bertujuan untuk memastikan kolam renang Anda tetap aman dari risiko kebocoran. Dengan adanya pelapis ini tentunya akan membuat biaya perawatan kolam renang jadi lebih hemat juga.
Metode dan Material Pemberian Waterproof Kolam Renang
Setelah mengetahui definisi dari waterproofing kolam renang, saatnya Anda mengetahui beberapa metode pemberian waterproof nya nih. Berikut ulasannya:
1. Waterproof Crystaline
Cara pertama metode waterproofing kolam renang adalah dengan menggunakan konstruksi beton di dalamnya, dengan campuran khusus yang sifatnya kedap air. Adapun material yang digunakan berupa campuran semen, pasir dan juga bahan lapisan hydrostop.
Dengan sifat hydrostop yang mempunyai kemampuan polycrystalline atau berguna menutup retakan. Sehingga kolam renang Anda tidak terjadi rembes atau kebocoran pada dinding kolam renang.
Tiga pelapis ini akan sangat direkomendasikan untuk kolam renang dalam menahan air bertekanan tinggi lho, dan sering digunakan para kontraktor kolam renang.

2. Waterproof Coating
Selanjutnya ada metode atau material waterproofing kolam renang yang memiliki elastisitas yang tinggi, dengan polimer ini juga dapat memberikan ketahanan yang baik terhadap sinar Ultra Violet (UV).
Maka tak heran, material ini cocok digunakan sebagai campuran bagi cat pelapis anti bocor kolam renang outdoor. Kenapa disebut teknik coating karena memberikan lapisan anti bocor yang terbuat dari akrilik dan campuran polimer ya.
Adapun warna waterproof ini terbilang gelap,dan menerapkannya mudah juga, ditambah harga yang ditawarkan pun terbilang terjangkau. Namun polimer ini tidak tahan terhadap air, sehingga kurang cocok untuk area yang terus terpapar air.
3. Waterproof Bahan Aspal
Selanjutnya ada waterproofing kolam renang dengan bahan aspal, yang bisa langsung diaplikasikan pada bagian kolam renang. Khususnya pada lantai dan permukaan dinding kolam renang.
Sayangnya bahan aspal ini tidak tahan terhadap sinar UV lho. Jika terpapar sinar UV, aspal akan cenderung meleleh. Maka dari itu aspal kurang cocok menjadi bahan pelapis untuk kolam renang outdoor.
Metode pelapisan dengan berbahan aspal atau lapisan membran bakar memiliki kelebihan cepat untuk diterapkan.
Baca Juga: “4 Kesalahan Saat Menggunakan Pembersih Ubin Kolam Renang“
Apa Penyebab Kolam Renang Jadi Bocor?
Setelah Anda mengetahui kehebatan dari waterproofing kolam renang, namun banyak yang belum tahu apa penyebab terjadinya kebocoran di kolam renang, apakah berpengaruh jika tidak dilakukan pelapisan anti bocor?
Ternyata penyebab kebocoran secara umum disebabkan karena pengecatan lantai dan dinding kolam yang tidak sesuai standar prosedur nih. Ada baiknya seluruh material untuk pelapis anti bocor pada kolam renang ini juga harus penuh pertimbangan nih.
Proses pengecatan dan pengaplikasian cat waterproof ini perlu dilakukan dengan teliti dan tidak boleh sembarangan lho, sehingga terhindar dari kebocoran. Bukan hanya itu saja, terjadinya kebocoran juga bisa jadi karena lapisan semen yang kurang padat. <DM>












