Aktivitas berenang menjadi hal yang menyenangkan saat dilakukan anak-anak, namun terkadang ada beberapa batasan yang tidak boleh dilakukan, salah satunya menelan air kolam renang. Seperti yang sudah kita tahu air kolam renang memiliki zat kimia yang akan berpengaruh kepada kesehatan kita.
Jika Anda tidak tahu apa saja bahaya ketika anak-anak menelan air kolam tersebut, simak beberapa informasi yang sudah terangkum di bawah ini!
Daftar Isi
1. Keracunan Kaporit
Air kolam renang berisi zat atau bahan kimia yang bisa berpengaruh untuk menjernihkan air, misalnya kaporit. Nah, bayangkan jika kaporit ini terminum oleh Anda dan menelan air kolam renang yang penuh dengan kontamin, apa yang akan terjadi?
Baca Juga
Ternyata kebanyakan kasus menelan air kolam akan keracunan kaporit. Apalagi jika Anda secara tidak sengaja menelan air kolam dalam jumlah banyak, karena akan menyebabkan gejala seperti batuk, sulit bernapas, mulut terasa terbakar, nyeri pada kerongkongan bahkan sakit perut hingga muntah.
Jika memang Anda atau anak-anak mengalami hal tersebut, segera cari pertolongan medis. Anda bisa mulai minum air susu jika memungkinkan, dan jangan memaksakan memuntahkan air kolam yang sudah tertelan tadi ya.
2. Diare
Meskipun kolam renang rutin dibersihkan, namun tidak sepenuhnya kolam renang bebas dari bakteri bahkan penyakit lho. Jenis kontamin yang ada di kolam renang adalah tinja, yang mengandung banyak bakteri e coli, ketika tertelan akan masuk ke saluran pencernaan dan mengakibatkan diare.
Ketika tertelan maka parasit dari senyawa tersebut akan berkeliaran bebas dalam air kolam renang, dan menjadi ancaman serius jika sampai tertelan dan masuk ke tubuh anak-anak.
Jangan sampai anak-anak Anda menelan air kolam karena akan mengakibatkan datangnya gangguan pada sistem kekebalan tubuh mereka.
3. Sakit Kulit dan Pernapasan
Masalah ketika menelan air kolam renang lainnya adalah bisa membuat sakit kulit dan pernapasan nih. Hal ini karena di dalam kolam renang tidak benar-benar bersih dari urine, maka dari itu aka nada bakteri yang berbahaya ketika masuk ke tubuh.
Misalnya bakteri seperti pseudomonas aeruginosa yang dapat menyebabkan ruam, gatal dan luka lepuh berisi nanah pada kulit. Sementara bakteri legionella bisa menyebabkan infeksi saluran napas kita.

Bahaya Buang Air Kecil di Kolam Renang
Mungkin bagi Anda yang hobi berenang perlu berhati-hati jangan sampai menelan air kolam renang, apalagi banyak kotoran yang berbahaya. Perlu Anda tahu juga buang air kecil di kolam renang juga ternyata berbahaya bagi kesehatan pernapasan kita lho.
Klorin yang bercampur dengan air urine akan membentuk zat yang disebut cyanogens chloride dan trichloramine. Keduanya mengakibatkan penyakit pada pernapasan. Salah satu yang paling sering terjadi adalah asma.
Paparan senyawa ini bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen, sehingga bisa merusak pernapasan, sistem saraf otak dan sistem kardiovaskular seperti jantung dan pembuluh darah. Bukan hanya itu saja, senyawa ini juga bisa menyebabkan iritasi di kulit hingga mata menjadi merah.
Tentu diperlukan pemahaman masing-masing orang untuk selalu menerpakan hidup sehat dan menjaga satu sama lain dari perbuatan yang bisa membahayakan sesama perenang.
Baca Juga: “5 Cara Atasi Nyeri Punggung dengan Berenang, Ini Caranya!“
Cara Meminimalisir Risiko Bahaya Air Kolam Renang
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir risiko bahaya air kolam renang, sehingga Anda bisa tetap sehat dan terjaga dari segala penyakit.
Mandi. Ketika akan berenang bahkan sudah berenang, lakukan mandi dengan sabun untuk membunuh kuman yang ada di kulit agar tidak tercemar ke kolam renang.
Jika Sakit Jangan Berenang. Selain itu, ketika Anda merasa tidak fit atau sedang sakit diare jangan memaksakan untuk berenang karena bisa membahayakan, termasuk ketika memiliki luka di kulit yang terbuka.
Membasuh Tubuh Setelah Buang Air. Hal penting yang perlu diterapkan kepada anak-anak adalah ketika sudah buang air kecil atau besar, harus dibasuh dengan air dan sabun sampai bersih sebelum masuk kembali ke kolam renang. Hal ini untuk menjaga terjadinya penyebaran bakteri masuk ke kolam renang. <DM>
















