Kenali Bahaya Kencing di Kolam Renang, Jangan Ya Dek Ya!

Rendy Muthaqin

bahaya kencing di kolam renang

Mungkin terkesan iseng, namun kencing di kolam renang tidak diperbolehkan ya. Karena ada bahaya kencing di kolam renang yang menyangkut kesehatan nih. Bukan hanya itu saja, urine yang masuk ke dalam air kolam juga dapat merusak keseimbangan zat kimia tubuh.

Nah, jika Anda belum tahu bahayanya kencing di kolam renang, simak selengkapnya di bawah ini ya, karena hal tersebut sangat berkaitan dengan keseharian kita dan sebagai upaya proteksi diri untuk kolam renang pribadi Anda.

1. Apa yang Terjadi saat Urine Masuk ke Kolam Renang?

Apapun alasannya, kencing di kolam renang tidak diperbolehkan, dan jika dilakukan akan ada bahaya kencing di kolam renang yang menyangkut orang lain.

Nah, ketika ada yang mengeluarkan urine di kolam renang, urine mengandung senyawa seperti urea, amonia, asam amino, dan kreatinin yang dapat mengganggu keseimbangan kolam renang yang tidak dirawat.

Meskipun urine secara alami bersifat asam, senyawa-senyawa ini tidak berbahaya. Saat bereaksi dengan bahan kimia di kolam renang, senyawa ini dapat menyebabkan iritasi mata dan bahkan masalah pernapasan seperti asma.

Amonia dalam urine dapat bercampur dengan klorin untuk menghasilkan sejumlah kecil gas kloramin, yang dapat menyebabkan batuk dan mual bagi penderitanya.

Urine di air kolam renang merupakan masalah yang sangat umum, karena 1 dari 5 orang dewasa Amerika mengaku pernah kencing di kolam renang setidaknya sekali.

2. Apa yang Terjadi Ketika Anda Kencing di Kolam Air Asin?

Pada dasarnya sama saja seperti saat Anda buang air kecil di kolam klorin, sama-sama bahaya kencing di kolam renang. Kolam air asin masih mengandung sedikit klorin, hanya saja jumlah dan takarannya lebih sedikit.

Hal ini berarti bahwa jika seseorang buang air kecil di kolam air asin, reaksi kimia yang sama akan terjadi. Sama seperti di kolam klorin, Anda harus mewaspadai gejala-gejala seperti mata bengkak, ruam, dan iritasi kulit lainnya.

Bahkan ada juga mitos yang mengatakan urine di kolam renang akan membuat warna kolam menjadi biru, dan itu sepenuhnya salah ya. Air kolam tidak berubah warna saat buang air kecil. Meskipun ada tanda yang jelas bahwa seseorang telah buang air kecil di kolam renang, tidak ada reaksi kimia seperti itu.

Kenali Bahaya Kencing di Kolam Renang, Jangan Ya Dek Ya!

3. Bisakah Zat Klorin Membunuh Senyawa di Urine?

Sebelum masuk ke bahaya kencing di kolam renang, perlu Anda ketahui juga bahwa klorin tidak dapat membunuh senyawa yang ada  di urine.

 Apalagi fungsi klorin di kolam renang Anda adalah membunuh kuman dan memecah kontaminan, dan reaksi klorin akan habis saat disebar ke air kolam renang, maka tidak selamanya bekerja.

Saat seseorang buang air kecil di kolam renang, klorin akan mendeteksinya seperti kontaminan lainnya dan walaupun kolam renang Anda memiliki bau kaporit yang kuat, bukan berarti kolam renang bekerja ekstra keras. Dalam kebanyakan kasus, hal itu terjadi karena senyawa dalam urine bercampur dengan klorin, dan tidak melebur atau hancur.

4.Cara Membuang Urine dari Kolam Renang

Air kolam renang Anda tidak membersihkan dirinya sendiri secara alami ketika sudah ada urine di dalam kolam renang Anda, satu-satunya cara untuk membuangnya adalah dengan menguras kolam renang, membersihkannya, dan mengisinya kembali.

Untuk kolam renang yang dibangun di dalam tanah, Anda harus mengganti air setidaknya setiap tiga tahun, tetapi jika ada kontaminasi yang diketahui, urine atau lainnya, Anda harus cepat-cepat membuang kolam renang dan mengisinya kembali.

Jika di rumah Anda memiliki anak kecil, di mana ini bisa menjadi masalah yang berulang, Anda tidak akan dapat menguras kolam renang Anda setiap saat. Jadi, apa yang harus dilakukan? Menambahkan enzim dapat memecah urea dan senyawa lain dalam urine.

Baca Juga:Bolehkah Berenang Setelah Makan? Simak Penjelasannya!

5. Bahaya Kencing di Kolam Renang

Setelah mengetahui beberapa penjelasan di atas, bahaya kencing di kolam renang ini tidak boleh dianggap sepele ya. Memang bahaya kencing di kolam ini bisa menyerang kesehatan Anda, terlebih mata, kerusakan organ tubuh, sulit bernapas dan mengalami detak jantung rendah.

Infeksi kulit dan gangguan pada mata juga dapat terjadi jika air sudah terkontaminasi dengan urine di dalam kolam renang. Namun biasanya penyakit yang ditimbulkan akibat terpapar senyawa yang ada di urine ini adalah diare. <DM>

Popular Post

sengatan listrik di area kolam renang

Wawasan

Cegah Sengatan Listrik di Area Kolam Renang, Ini 5 Caranya!

Karena banyak komponen kelistrikan kolam renang yang digunakan baik itu pompa, pemanas atau lampu, namun semuanya tetap aman karena memiliki ...

trafo untuk kolam renang

Wawasan

Mengenal 6 Fungsi Trafo untuk Kolam Renang, Penting Nih!

Dalam kelistrikan kolam renang, tentu Anda tidak ingin ada tegangan yang terlalu tinggi, nah trafo untuk kolam renang ini tentu ...

kelistrikan kolam renang

Wawasan

Kelistrikan Kolam Renang & Komponen yang Membutuhkannya!

Dalam menjamin kolam renang tetap tersirkulasi dengan baik dan memiliki air yang jernih, tentu ada peran kelistrikan kolam renang melalui ...

perawatan lampu led kolam renang

Wawasan

4 Cara Perawatan Lampu LED Kolam Renang, Mudah & Cepat!

Jika aspek kelistrikan kolam renang tidak berfungsi dengan baik, lampu, pompa dan komponen lain tidak akan efektif. Nah, termasuk lampu ...

jenis batu alam untuk decking kolam renang

Wawasan

7 Jenis Batu Alam untuk Decking Kolam Renang, Bervariasi!

Ada banyak jenis material untuk decking kolam renang yang bisa digunakan, termasuk jenis batu alam untuk decking kolam renang yang ...

pembuatan lantai kerja

Wawasan

Pembuatan Lantai Kerja Kolam Renang Beserta Fungsinya!

Dalam setiap konstruksi kolam renang, pembuat kolam renang akan mulai pembuatan lantai kerja terlebih dahulu sebelum melakukan pengecoran dan struktur ...

Leave a Comment