Ada banyak jenis kolam renang yang bisa dibangun di rumah Anda, baik berbahan fiberglass kolam renang maupun kolam dengan menggunakan liner vinyl. Keduanya merupakan kolam renang yang digemari, dan mana kah yang lebih baik dari keduanya?
Jika Anda masih bingung apa keunggulan dari masing-masing dari dua kolam ini. Simak beberapa informasinya di bawah ini yuk!
Daftar Isi
Fiberglass Kolam Renang
Seperti namanya, fiberglass kolam renang adalah salah satu jenis kolam renang yang terbuat dari bahan fiberglass yang diperkuat dengan resin. Fiberglass ini juga adalah material yang sangat kuat, tahan terhadap kerusakan, bahkan bahan kimia. Apalagi bobotnya juga terbilang ringan.
Baca Juga
1. Ukuran dan Bentuk
Fiberglass kolam renang tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, kedalaman, dan warna yang telah ditentukan sebelumnya.
Banyak model yang dapat dicustom dengan fitur-fitur seperti lampu LED, ubin, dan fitur air. Meskipun opsi penyesuaian agak terbatas dibandingkan dengan jenis kolam lainnya, namun dengan pilihan yang ada ini tidak membuat pemilik kolam renang kebingungan untuk mencari ukuran, bentuk bahkan warna yang diinginkan.
2. Durasi Membangun Kolam Renang
Dalam pengerjaan fiberglass kolam renang biasanya tiga hingga empat minggu. Hal ini sudah termasuk dengan waktu yang dibutuhkan untuk menggali, memasang kolam renang, dan mengisinya dengan air.
Namun setiap proyek memiliki tantangan dan masalahnya masing-masing, bisa jadi pengerjaannya lebih cepat atau bahkan lebih lama dari waktu biasanya.
3. Daya Tahan
Fiberglass kolam renang dipercaya memiliki daya tahan yang baik, termasuk tahan terhadap korosi atau bahan kimia nih. Sehingga ketika dicampurkan dengan zat kimia tidak akan rusak, bahkan kolam jenis ini jauh lebih tahan lama dan memerlukan sedikit perawatan saja.

Kolam Liner Vinyl
Karena sama-sama memiliki keindahan di dinding kolam renang, kolam dengan liner vinyl ini adalah sebuah lapisan khusus yang terbuat dari bahan PVC khusus, lapisan ini memiliki proteksi anti air sebagai finishing alternatif untuk dindingmaupun lantai kolam renang.
1. Ukuran dan Bentuk
Kolam renang dengan pelapis vinyl menawarkan opsi kustomisasi atau dapat dicustom sesuai selera Anda. Anda dapat memilih dari berbagai ukuran, bentuk, dan warna.
Sifat pelapis yang fleksibel ini juga memungkinkan bisa diterapkan pada fitur-fitur tepian kolam renang, tangga custom, dan fitur air seperti air terjun, dan jet dek dengan mudah.
Baca Juga: “Kelebihan Fiberglass Kolam Renang, Strong dan Ringan!“
2. Durasi Menerapkan Lapisan
Rata-rata waktu instalasi atau konstruksi untuk kolam renang berlapis vinyl adalah enam hingga delapan minggu.
Ini sudah termasuk waktu yang dibutuhkan untuk memasang kolam renang dan mengisinya dengan air. Setiap pengerjaan kolam renang memang memiliki waktu tersendiri, tergantung pada kerumitan dan permasalahannya.
3. Daya Tahan
Berbeda dengan fiberglass kolam renang, kolam dengan lapisan liner vinyl ini tidak cukup tahan lama, dan mungkin lapisannya perlu diganti setiap lima tahun. Ada juga kolam dengan menggunakan resin vinyl ester yang bisa memberikan kekuatan lebih.
Opsi Pilih Kolam Renang Beton
Jika memang ingin mendapatkan kolam renang yang memiliki daya tahan tinggi, bisa pilih yang berbahan dasar beton. Kolam renang yang berbahan beton ini menawarkan penyesuaian lengkap mulai dari memilih bentuk, ukuran, dan kedalamannya.
Namun jika Anda tetap memilih kolam di antara keduanya, perlu tahu dulu nih kelebihan dan kekurangan dari kolam renang tersebut. Pilih kolam renang fiberglass jika Anda mengutamakan daya tahan dan perawatan yang rendah. Kolam ini menawarkan keseimbangan antara biaya dan manfaat, menjadikannya pilihan praktis bagi banyak pemilik rumah.
Tetapi jika Anda tidak ingin kolam tersebut, bisa pilih kolam dengan pelapis vinyl jika Anda mencari pilihan penyesuaian yang luas dan desain yang fleksibel. Kolam ini lebih terjangkau dan serbaguna, memungkinkan menambahkan berbagai fitur desain yang ada.
Itu tadi beberapa perbedaan serta perbandingan antara fiberglass kolam renang dan kolam liner vinyl yang mungkin Anda belum tahu. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing dan jika ingin yang punya daya tahan kuat, bisa membangun kolam renang beton, namun perlu budget yang besar ya! <DM>












