Berapa Usia Pakai Kolam Renang Beton, Vinyl dan Fiberglass?

Rendy Muthaqin

usia pakai kolam renang

Ketika Anda berencana ingin membangun kolam renang, tentu ada banyak pilihan yang bisa digunakan, dan jenis kolam renang ini mempengaruhi usia pakai kolam renang juga lho. Mau itu berbahan beton, vinil, maupun fiberglass punya usianya masing-masing.

Jika Anda belum mengetahuinya, simak beberapa informasi mengenai usia pakai kolam renang ini. Sehingga Anda tidak asal memilih jenis material kolam renang yang dipilih ya!

1. Kolam Renang Vinil Liner

Usia pakai kolam renang pertama ada kolam renang jenis vinil. Pelapis kolam renang vinil bertahan sekitar 6 hingga 12 tahun, tetapi bukan tidak mungkin untuk memperpanjang jangka waktu tersebut hingga 15 tahun atau bahkan lebih.

Apa yang menyebabkan kolam renang bisa jadi rusak? Seiring berjalannya waktu, paparan sinar matahari dapat mengeringkan dan meretakkan liner, terutama di dekat permukaan. Hal ini, dikombinasikan dengan paparan jangka panjang terhadap bahan kimia dalam air kolam renang, akan membuat liner Anda menua.

Usia bukanlah satu-satunya indikator kerusakan terjadi lho. Terkadang Anda perlu mengganti liner lebih cepat jika ada tanda-tanda peringatan seperti retak, memudar, berkerut, dan bocor.

Liner vinil dirancang agar memiliki elastisitas yang baik, jadi tanda terbesar bahwa Anda perlu mengganti liner adalah bahwa elastisitas alami mulai hilang.

Untuk mengatasi hal ini, gunakan penutup kolam renang sebisa mungkin untuk mengurangi paparan sinar matahari. Anda juga perlu memeriksa kimia air kolam renang secara teratur. Jika pH kolam renang Anda turun terlalu rendah, air asam dapat semakin merusak liner Anda.

2. Kolam Renang Beton

Kebanyakan usia pakai kolam renang beton paling lama dan paling awet lho. Beton kolam renang Anda sebenarnya akan bertahan 50 tahun atau bisa lebih. Masalah yang sering ditemui untuk kolam renang beton ini adalah permukaannya perlu dipoles ulang setiap 10 tahun.

Biaya yang terkait dengan pelapisan ulang kolam beton bervariasi tergantung jasa renovasi kolam renang. Keunggulan jenis kolam renang ini terletak di keawetannya dibanding jenis kolam renang lainnya.

Saat potongan beton dan plester terlepas, permukaan yang halus akan menjadi lebih kasar, dan bahkan dapat melukai dan menggores ketika berenang menjadi tanda kolam Anda perlu peremajaan nih. Proses pelapisan ulang pun cukup mudah, meliputi pembuangan plester yang longgar, persiapan beton untuk plester baru, dan kemudian menerapkan lapisan baru.

Adapun cara pemeliharaan kolam beton bisa dimulai dengan pembersihan dan penyikatan dinding secara teratur. Setiap penumpukan bahan kimia harus dihilangkan untuk mencegah korosi atau karat di fitur atau aksesoris kolam renang.

cara membuat kolam renang fiberglass

3. Kolam Renang Fiberglass

Terakhir ada kolam renang fiberglass yang punya usia pakai kolam renang sekitar 30 tahun dan tidak memerlukan penggantian atau plesteran ulang seperti vinil dan beton. Fiberglass adalah bahan yang sangat tahan lama.

Selain itu, fiberglass tidak berpori seperti beton, yang mengurangi risiko terbentuknya retakan. Tidak ada pula pelapis atau dinding kolam yang perlu diganti, yang bisa menjadi kebutuhan perawatan dari waktu ke waktu.

Anda dapat memilih untuk mengaplikasikan lapisan gel untuk memperkuat kolam, tetapi proses ini hanya perlu dilakukan setiap 15 tahun, jika perlu. Jika Anda melihat gelembung, perubahan warna, atau retakan, Anda perlu mengaplikasikan lapisan gel baru.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari kolam fiberglass Anda dengan seimbangkan zat kimia Anda. Meskipun permukaan kolam fiberglass tidak berpori dan tahan terhadap lumut, Anda perlu memastikan kadar pH dan klorin tetap terjaga secara konsisten untuk membantu mencegah korosi ya.

Agar Awet dan Tahan Lama, Jangan Lupa Kolam Renang Dirawat!

Jika Anda ingin mendapatkan kolam renang yang awet, apapun jenisnya usia pakai kolam renang bisa lebih lama jika Anda menerapkan perawatan yang baik dan rutin.

Cobalah untuk membersihkan bagian lantai dan dinding kolam renang secara rutin, sehingga menghindari dari kotoran dan membunuh bakteri yang ada di kolam.

Hal terpenting lainnya juga selalu perhatikan kondisi air, apakah keruh dan kotor atau tidak. Jangan sampai air keruh didiamkan terlalu lama, maka akan mudah mendatangkan lumut dan bisa berpengaruh terhadap struktur kolam renang. <DM>

Popular Post

balancing tank

Wawasan

Balancing Tank [Pengertian, Ukuran, Fungsi & Jenisnya]

Struktur konstruksi kolam renang, bukan hanya berfokus pada kerangka kolam itu sendiri, ada komponen pendukung yang perlu jadi perhatian yakni ...

menjernihkan air kolam renang

Wawasan

6 Tahapan Menjernihkan Air Kolam Renang yang Bermasalah!

Pemilik kolam renang acapkali merasakan air kolamnya keruh bahkan berwarna. Maka tak heran, banyak yang kebingungan dalam penanganannya. Nah, untuk ...

kolam renang wisata

Wawasan

Kolam Renang Wisata: Investasi, Keuntungan, Kerugian, Bisnis

Kolam renang wisata semakin menjamur. Bukan hanya di dibangun di kota-kota besar. Kabupaten dan kota kecamatan pun tidak sedikit yang ...

kelistrikan kolam renang

Wawasan

Kelistrikan Kolam Renang & Komponen yang Membutuhkannya!

Dalam menjamin kolam renang tetap tersirkulasi dengan baik dan memiliki air yang jernih, tentu ada peran kelistrikan kolam renang melalui ...

sengatan listrik di area kolam renang

Wawasan

Cegah Sengatan Listrik di Area Kolam Renang, Ini 5 Caranya!

Karena banyak komponen kelistrikan kolam renang yang digunakan baik itu pompa, pemanas atau lampu, namun semuanya tetap aman karena memiliki ...

kesadahan kalsium

Wawasan

Pengertian Kesadahan Kalsium Kolam Renang & Cara Mengelolanya!

Di dalam air kolam renang, terdapat beberapa zat kimia untuk membuat air jernih dan menjaga struktur bangunan kolam kokoh, salah ...

Leave a Comment