Kenali Kutu Air, Jamur yang Mengintai di Kolam Renang!

Rendy Muthaqin

kutu air

Setiap kolam renang tentu perlu dibersihkan dan dirawat dengan baik agar tetap bersih dan tidak menimbulkan penyakit seperti mendatangkan kutu air. Jika tidak terawat dikhawatirkan muncul berbagai jamur seperti kutu air yang bisa menjangkit para perenang.

Nah, demi menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga di rumah, mari sama-sama mengetahui bahaya kutu air dan langkah preventif nya.

1. Apa Itu Kutu Air?

Kutu air atau yang disebut sebagai athlete foot merupakan infeksi jamur menular yang timbul pada area kulit kaki di sela-sela jari. Hal ini disebabkan oleh kondisi lembap pada kaki karena keringat yang memfasilitasi pertumbuhan jamur.

Orang yang tidak menjaga kakinya, rentan terkena kutu air ini, maka penting bagi setiap orang untuk merawat dan membersihkan area kaki sehingga tidak terjadi penularan jamur yang berkembang.

2. Penyebab Kutu Air

Adapun penyebab dari kutu air ini adalah dari jamur jenis dermatophytes, yang bisa menyebabkan kurap. Jenis jamur ini hidup di lingkungan yang bersuhu hangat dan lembap seperti kamar mandi dan kolam renang.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kutu air seperti beraktivitas di tempat umum tanpa menggunakan alas kaki, seperti di kolam renang umum atau kamar mandi umum, memiliki kondisi kaki yang sering berkeringat dan punya luka di kulit atau kuku kaki.

Selain itu, faktor meningkatnya penderita terkena kutu air ini sering membagi barang pribadi seperti menggunakan kaus kaki yang sama, sepatu yang sama bahkan handuk yang sama dengan penderita kutu air.

Diharapkan Anda perlu menjaga kesehatan kaki dan kebersihannya. Karena jika terus menerus menggunakan kaus kaki yang basah dan jarang mengganti kaus kaki akan mudah terjadi kutu air.

Kenali Kutu Air, Jamur yang Mengintai di Kolam Renang!

3. Jika Terkena Kutu Air, Gimana Rasanya?

Mungkin seseorang banyak yang menyepelekan ini, padahal gejala penyakit ini tidak bisa diremehkan lho. Kutu air ini ditandai dengan munculnya ruam kemerahan yang bersisik dan disertai gatal di kulit kaki.

Gatal ini akan terus menerus bertambah parah ketika penderita melepas kaus kaki atau sepatu. Penderita kutu air ini akan merasakan kulit seperti terbakar, kulit kaki tampak berwarna merah, kuku kaki pun biasanya menjadi lebih tebal dan mudah rapuh.

Sehingga nantinya kulit melepuh dan lecet akibat gatal pada kaki. Kaki Anda yang tidak dirawat dengan baik pun akan merasakan seperti melepuh dan lecet akibat gatal pada kulit.

Sangat dianjurkan bagi para penderitanya agar tidak terlebih dahulu masuk ke kolam renang dan berenang karena akan menimbulkan masalah jika kaki selalu basah dan bisa menyebarkan jamur ke kolam renang.

4. Cara Membasmi Serangga di Kolam Renang

Bukan hanya kutu air yang menjadi ancaman di kolam renang, ada juga serangga air yang bisa menyebabkan terjadinya masalah kesehatan. Nah oleh sebab itu, Anda perlu tahu nih  cara membasmi serangga penyebar penyakit di kolam renang.

Buang dengan Skimmer. Sebagian besar serangga air berada di permukaan air, oleh karena itu, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuang sebanyak mungkin serangga air dari kolam renang Anda menggunakan skimmer.

Sikat dan Vakum Kolam. Gosok semua permukaan kolam untuk menghilangkan lumut dan vakum kolam secara manual secara menyeluruh. Singkirkan sebanyak mungkin sedimen dan kotoran dari kolam renang agar serangga tidak muncul.

Baca Juga:5 Luka di Kaki saat Berenang di Kolam Renang, Keep Aware!

5. Cara Mencegah Serangga Air Masuk Ke Kolam Renang

Dalam membersihkan serangga air, Anda perlu mencegah terjadinya datangnya serangga ini. Pertama Anda harus periksa kadar klorin dan pH Anda setiap dua hari. Berikan perhatian khusus setelah periode penggunaan yang berat atau setelah hari yang sangat panas.

Bersihkan dan siram kolam Anda secara teratur setiap hari, hal ini membantu menghilangkan spora lumut yang mungkin telah memasuki kolam Anda secara terus-menerus dan mencegahnya menempel di permukaan dan berkembang biak, serta membantu menjaga kolam Anda tetap bersih.

Selanjutnya tutupi kolam renang Anda, Gunakan penutup kolam renang setiap kali kolam renang tidak digunakan. Ini akan membantu mencegah masuknya segala sesuatu, termasuk alga dan serangga yang mencoba masuk.

Gunakan juga cairan algisida berkualitas untuk mencegah masuknya alga bila perlu, lalu bersihkan filter secara teratur dan periksa pompa untuk melihat apakah ada endapan. Nyalakan pompa sekitar 6-8 jam sehari. <DM>

Popular Post

balancing tank

Wawasan

Balancing Tank [Pengertian, Ukuran, Fungsi & Jenisnya]

Struktur konstruksi kolam renang, bukan hanya berfokus pada kerangka kolam itu sendiri, ada komponen pendukung yang perlu jadi perhatian yakni ...

menjernihkan air kolam renang

Wawasan

6 Tahapan Menjernihkan Air Kolam Renang yang Bermasalah!

Pemilik kolam renang acapkali merasakan air kolamnya keruh bahkan berwarna. Maka tak heran, banyak yang kebingungan dalam penanganannya. Nah, untuk ...

kolam renang wisata

Wawasan

Kolam Renang Wisata: Investasi, Keuntungan, Kerugian, Bisnis

Kolam renang wisata semakin menjamur. Bukan hanya di dibangun di kota-kota besar. Kabupaten dan kota kecamatan pun tidak sedikit yang ...

kelistrikan kolam renang

Wawasan

Kelistrikan Kolam Renang & Komponen yang Membutuhkannya!

Dalam menjamin kolam renang tetap tersirkulasi dengan baik dan memiliki air yang jernih, tentu ada peran kelistrikan kolam renang melalui ...

kesadahan kalsium

Wawasan

Pengertian Kesadahan Kalsium Kolam Renang & Cara Mengelolanya!

Di dalam air kolam renang, terdapat beberapa zat kimia untuk membuat air jernih dan menjaga struktur bangunan kolam kokoh, salah ...

jenis batu alam untuk decking kolam renang

Wawasan

7 Jenis Batu Alam untuk Decking Kolam Renang, Bervariasi!

Ada banyak jenis material untuk decking kolam renang yang bisa digunakan, termasuk jenis batu alam untuk decking kolam renang yang ...

Leave a Comment