Walaupun terkesan mudah dan murah, vinyl kolam renang tidak boleh sembarangan dalam membersihkannya, jika salah maka akan merobek lapisan bahkan rentan terhadap kebocoran. Tentu itu tidak ingin terjadi kan?
Jika Anda berencana membersihkannya, simak beberapa informasi yang sudah dirangkum di bawah ya, sehingga tidak merusak lapisan linernya.
Daftar Isi
1. Hindari Menguras Kolam Renang
Jika Anda baru dalam membersihkan vinyl kolam renang, mungkin Anda akan membayangkan akan menguras kolam renang sehingga memiliki keleluasaan dalam membersihkannya bukan? Namun ini bukan ide yang bagus lho.
Baca Juga
Air kolam renang berfungsi untuk menjaga pelapis tetap di tempatnya. Dengan adanya tekanan dan berat dari air memaksa liner tetap datar dan tidak kusut saat Anda menggunakannya.
Jika Anda mulai menguras kolam, liner cenderung bergeser dan mengerut. Hal ini membuat kerusakan lebih mudah terjadi selama proses pembersihan nih.
Terkadang Anda perlu menguras kolam untuk mengatasi robekan atau lubang, tetapi jika menyangkut pembersihan rutin dan sederhana, biarkan air terisi dan bersihkan saat air tetap terisi.
2. Bersihkan Kotoran Secara Teratur
Salah satu cara terbaik untuk menjaga kolam renang Anda tetap bersih dan bebas dari noda bakteri adalah dengan membersihkan puing-puing kotoran setiap hari.
Daun, serangga, dan puing-puing lainnya semuanya berpengaruh untuk menambahkan bakteri dan kuman ke air kolam Anda. Jika dibiarkan terlalu lama, semua kotoran itu mulai menumpuk. Hal ini menciptakan noda dan perubahan warna di seluruh kolam termasuk berpengaruh ke vinyl kolam renang.

3. Sikat atau Lap dengan Lembut
Lambat laun vinyl kolam renang pun akan kotor. Itulah sebabnya Anda perlu membersihkan dengan sikat berbulu lembut atau lap membersihkan kolam renang.
Ada trik untuk menggunakan sikat pada pelapis vinyl Anda agar mendapatkan hasil yang bagus setiap saat. Mulai lah menggosok lembut dari atas dinding dan terus ke bawah.
Hal ini membuat kotoran dan debu jatuh ke dasar agar sistem penyedot debu kolam renang dapat menyedotnya nanti. Jika Anda menyikat dengan gerakan acak, ini akan mencampur kotoran ke dalam air.
Kotoran akan mengapung di sana dan terus mencemari kolam Anda untuk waktu yang lama. Pertahankan gerakan ke bawah dengan sapuan sikat kolam Anda sehingga Anda tetap mengendalikan kotoran di air kolam.
4. Bersihkan dengan Lembut
Saat berencana membersihkan vinyl kolam renang, Anda harus ingat untuk bersikap lembut saat membersihkan liner. Liner hanya akan bertahan lama jika Anda tidak menggosoknya terlalu sering.
Bekas gosokan kecil akan menyebabkan robekan dan sobekan besar. Meskipun Anda tidak langsung melihat sobekan kecil ketika sering menggosoknya secara sering, bekas kecil tersebut akan semakin besar saat Anda terus menggunakan kolam renang.
Lebih baik menggunakan banyak gerakan lembut daripada menggosok bagian yang terlalu kuat untuk mempercepat proses.
Baca Juga: “Mengenal 5 Jenis Penutup Kolam Renang Beserta Manfaatnya!“
5. Gunakan Produk yang Tepat
Menyikat dengan baik dan pelan adalah pilihan yang tepat perawatan vinyl kolam renang, tetapi Anda perlu menggunakan produk yang tepat juga, jadi jangan gunakan produk pembersih di rumah, karena bisa mencemari kolam.
Jangan gunakan pembersih lantai, pembersih kaca dan lain-lain. Anda perlu gunakan pembersih khusus liner kolam renang untuk kolam renang Anda guna menghindari kerusakan di kemudian hari!
6. Menyeimbangkan Bahan Kimia Kolam
Setelah semua tahapan di atas dipraktikkan di rumah atau melalui jasa instalasi kolam renang, Anda akan memiliki kolam renang yang indah dan nyaman untuk berenang.
Demi menjaga vinyl kolam renang tetap tegak dan tidak rusak, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah menyeimbangkan bahan kimia air kolam renang Anda.
Hal ini memberi Anda gambaran kapan perlu dilakukan pembersihan berikutnya dan apakah ada yang salah dengan sistem penyaringan. Jika Anda melihat noda muncul kembali.
Mengetahui takaran yang pas untuk zat kimia di air kolam renang sangat penting untuk semua aspek dalam menjalankan kolam renang yang aman, nyaman dan minim perawatan, jadi jangan pernah mengabaikan aspek keseimbangan zat kimia di kolam renang Anda ya! <DM>
















