Ketika hendak berenang wajib menggunakan baju renang untuk menghindari cedera dan tubuh menjadi lentur, nah siapa sangka pakaian ini punya sejarah yang panjang lho, bahkan dulu sejarah baju renang belum ada pada era abad ke-18 dan mulai bergeser ke era tahun 1700-an.
Nah, semakin menarik nih pembahasannya, berikut ini beberapa sejarah dari pakaian renang yang mungkin Anda belum tahu. Simak bersama di bawah ini yuk!
Daftar Isi
Sejarah Baju Renang pada Zaman Kuno
Siapa sangka, pada abad ke-18, ritual mandi zaman kuno sudah ada, bahkan pemandian memberikan penyembuhan. Pada masa itu memang belum ada olahraga renang, namun memiliki sedikit kesamaan yakni menjadikan mandi untuk kesehatan dan kebugaran, oleh karena itu pakaian renang belum ditemukan.
Baca Juga
1. Tahun 1700-an
Siapa sangka pada tahun ini mulai bergeser ke era kesopanan. Munculah pakaian mandi atau berendam, pemandiannya pun dipisah antara laki-laki dan perempuan. Inilah beberapa gambaran sejarah baju renang pada masa itu:
Pakaian Renang Wanita. Orang-orang pada masa itu menyebut pakaian renang wanita sebagai “baju mandi”, dan sering kali terbuat dari linen. Gaun mandi ini berlengan panjang sepanjang ke mata kaki wanita. Jika seorang wanita ingin lebih sopan ketika berendam, ia akan menjahit pemberat di sepanjang bagian bawah gaun mandinya untuk mencegahnya mengapung di air dan memperlihatkan betisnya.
Pakaian Renang Pria. Hingga awal abad ke-20 ketika pria menggunakan pakaian renang, ia mengenakan pakaian yang simple dengan lengan dipotong hingga terlihat bahu dan celana pendek.
2. Tahun 1920-an
Pada era ini mengenai sejarah baju renang barulah dikenal istilah baju renang, berkat salah satu perusahaan pakaian renang Portland Jantzen yang menciptakan siluet pakaian renang yang lebih ramping. Bahannya terbuat dari jersey dan celana pendek yang dikenakan di balik pakaian tunik wanita yang lebih pendek.
Pakaian Renang Wanita. Pada masa itu, wanita sangat diawasi ketika menggunakan pakaian renang yang sangat pendek, jika iya polisi akan mengeluarkan pita pengukur dan memastikan mematuhi aturan, jika tidak akan dimasukkan ke penjara.
Pakaian Renang Pria. Sedangkan pria, menggunakan pakaian wol atau katun bergaris, dari mereka banyak yang menambahkan ikat pinggang putih yang membantu mengencangkan celana pendek mereka. Pada masa itu pria maupun wanita menggunakan sepatu dengan pakaian renang.

3. Tahun 1930-an
Berselang satu tahun, sejarah baju renang masuk ke era baru yang memudahkan para penggunanya dalam gerak. Pada mulanya pakaian renang diperkenalkan oleh perusahaan bernama Lastex yang menemukan kain tipis dan dibuat khusus untuk berenang.
Pakaian Renang Wanita. Wanita pada masa itu mengenakan korset atau bra renang yang tipis dan halus, berbeda pada masa 1920-an wanita yang mengenakan kain wol sebagai penutupnya. Pada era ini, wanita juga banyak menunjukkan kulit mereka, bahkan desainnya pun beragam mulai yang satu warna maupun garis-garis dua warna
Pakaian Renang Pria. Sama seperti tahun tahun sebelumnya pakaian pria berevolusi menjadi potongan celana pendek dan atasan berlengan pendek. Polanya pun beragam ada yang bergaris dan polos.
Baca juga: Sejarah kolam renang
4. Tahun 1940-an
Sejarah baju renang pada tahun berikut barulah diperkenalkan bikini, pada mulanya selama Perang Dunia II dan pemerintah Amerika Serikat mengatur pengurangan 10% jumlah bahan yang digunakan pakaian renang untuk mengatasi kekurangan pada masa perang. Maka muncul lah sejarah pakaian renang atau karya fashion baju renang minimalis.
Pakaian Renang Wanita. Pada tahun 1946 desainer Perancis Louis Reard ingin meluncurkan kreasi barunya yakni baju renang dua potong yang ia sebut Bikini. Saat itu, ia kesulitan menemukan model yang mau mengenakan pakaian renang minim karena terlalu terbuka. Akhirnya dia menyewa penari kasino Micheline Bernardini, yang baru berusia 18 tahun. Dia menjadi model pakaian renang dan menerima lebih dari 50.000 surat dari penggemar setelah foto dirinya dalam balutan bikini beredar di dunia internasional.
Pakaian Renang Pria. Pada tahun 1930-an, pria mulai melepas atasan dari pakaian renang mereka, dan pada tahun 1940-an, hal tersebut menjadi hal yang lumrah. Yang tersisa hanyalah celana berpinggang tinggi dengan potongan kaki rendah yang terbuat dari kain Lastex dengan ikat pinggang putih untuk tampilan modis. <DM>
















