Ketika Anda memiliki anak yang tertarik dunia renang, tidak sedikit dari mereka yang menyekolahkan sang buah hati dengan ikut les renang. Apalagi les renang ini dilatih oleh professional, sehingga orang tua tidak perlu khawatir dalam hal keamanan dan kenyamanannya.
Namun jangan sampai terlena dan melepaskannya begitu saja, jika Anda ingin privat berenang, ketahui fakta dan hal-hal penting berikut ini!
Daftar Isi
1. Memastikan Lingkungan yang Aman
Keamanan menjadi tolok ukur yang perlu Anda pegang saat mengikuti les renang. Keamanan ini bisa dilihat dari area berenang, dan juga lingkungan kolam tersebut ya. Bukan hanya itu saja, cari tahu juga siapa pelatih atau pengajar renang sang buah hati kelak.
Baca Juga
Tentunya keamanan di kolam renang ini menjadi hal penting misalnya kolam harus bersih, terpelihara dengan baik bahkan memiliki aturan yang bisa diterapkan oleh seluruh pengguna kolam.
Menyerahkan semua kepada guru renang memang boleh-boleh saja, namun tidak ada salahnya penjaga kolam juga mendampingi selama sesi berlangsung, karena peran mereka bisa membantu mengawasi anak-anak dan memberikan pertolongan pertama dalam keadaan darurat.
2. Kenali Usia Anak Siap untuk Berenang
Terkadang orang tua memaksakan anak-anak mereka untuk berenang, padahal mereka belum siap. Hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum mengikuti les renang adalah kenali usia yang pas untuk berenang.
Sangat disarankan untuk anak usia empat tahun mengikuti les renang dan bisa mengikuti instruksi pelatihnya. Ternyata penetuan usia ini tidak asal lho.
Kenapa dipilih usia empat tahun, karena usia ini dianggap usia yang baik, karena anak-anak memiliki keterampilan kognitif untuk belajar. Namun tidak menutup kemungkinan juga anak usia dini bisa juga mengikuti les, asalkan sudah siap.
3. Orang Tua Perlu Menemani
Ketika anak mengikuti les renang, sangat disarankan anak-anak untuk ikut mendampingi lho. Bukan hanya untuk support anak untuk belajar dan bersenang-senang, Anda juga lebih tahu perkembangan anak.
Namun Anda juga jangan terlalu mengganggu selama proses pembelajaran, apalagi ikut campur urusan pembelajaran. Menonton anak dan mendukung menjadi hal yang penting sehingga anak lebih percaya diri.
Beberapa kolam renang bahkan memiliki deck atau jendela untuk observasi untuk menyaksikan awal atau akhir pelajaran, sehingga Anda tidak perlu khawatir bagaimana mengawasi sang buah hati ya.

4. Pertimbangkan Risiko
Sebelum terjun dan mendaftarkan anak untuk les renang, sebagai orang tua Anda harus tahu risiko dalam berenang yang mungkin bisa mengancam, seperti tenggelam.
Perlu Anda pahami juga bahwa anak-anak dapat mudah lelah, terluka, atau kehilangan arah saat berenang, untuk itu maka peting memikirkan risiko yang akan terjadi.
Alangkah baiknya Anda menyiapkan beberapa perlengkapan keamanan seperti pelampung renang bahkan kotak P3K sendiri, sehingga jika ada sesuatu yang tidak diinginkan bisa langsung cepat mengatasinya.
5. Pentingnya Memotivasi Anak
Dengan aktivitas berenang, tentu sebagai pengalaman yang berharga, apalagi bagi anak-anak. Saat anak mengikuti les renang, sebagai orang tua tentu Anda perlu support atau memotivasi anak agar mereka tidak merasa takut saat berenang.
Terkadang anak mudah putus asa, nah di sini lah peran seorang tua untuk mendorong sang buah hati agar tidak mudah menyerah, apalagi jika anak takut pada awalnya, kenalkan kepada anak secara perlahan dan jangan memaksakannya juga ya.
Baca Juga: “7 Daftar Makanan Sebelum Berenang yang Baik Dikonsumsi!“
6. Ikuti Les yang Tidak Terlalu Banyak Orang
Hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui sebelum mengikuti les renang adalah pertimbangkan mengikuti kelompok belajar yang tidak terlalu besar.
Tentu hal ini bukan tanpa sebab, mengikuti les dengan anak yang lebih sedikit tentu lebih baik, terutama jika anak-anak masih muda dan pemula. Hal ini karena bisa memudahkan instruktur renang bertanggung jawab penuh atas seluruh anak didiknya sehingga mampu memantau dan mengajar dengan fokus.
7. Gunakan Pelampung
Terakhir, hal yang perlu Anda ketahui sebelum mengikuti les renang adalah apakah les tersebut menyediakan pelampung dan menyertakannya dalam belajar atau tidak.
Pelampung ini bermanfaat untuk menjaga anak-anak tetap aman dan mempelajari posisi serta teknik yang tepat. Setelah merasa aman di dalam air, penting untuk melepas penggunaan pelampung agar anak tidak selalu bergantung pada alat tersebut. <DM>
















