Fungsi balancing tank kolam renang ternyata bukan hanya soal menampung luapan air kolam renang semata lho, lebih dari itu bisa menjaga keseimbangan volume air dalam kolam renang juga. Jadi, Anda yang ingin membangun sebuah balancing tank perlu tahu apa saja fungsinya.
Oleh sebab itu, mari sama-sama mengetahui beberapa fungsi dari balancing tank di bawah ini!
Daftar Isi
1. Bisa Menjaga Keseimbangan Volume Air dalam Kolam Renang
Fungsi balancing tank pertama adalah bisa berguna untuk menjaga keseimbangan volume air dalam kolam renang, karena bak ini mampu menampung ke dalam sistem filtrasi dari kolam renang.
Baca Juga
Karena bisa menampung air ini, maka secara tidak langsung dapat menjaga keseimbangan volume air dalam kolam renang dan mencegah terjadinya kekurangan atau kelebihan air kolam renang.
2. Bisa Menjaga Tekanan Sistem Filtrasi
Setelah disinggung pada listicle sebelumnya, fungsi balancing tank ini juga bisa menjaga ketahanan sistem filtrasi. Dengan menyeimbangkan volume air dalam kolam renang ini tekanan filtrasi lebih stabil dan bisa berjalan dengan optimal.
Menjaga Kualitas Air Kolam Renang yang Baik dan Mencegah Kerusakan Komponen
Siapa sangka, fungsi balancing tank juga bisa menjaga standar kualitas air kolam renang jadi lebih baik lho karena ada tempat penyimpanannya.
Selain itu, bak penampungan ini juga bisa mencegah kerusakan pada pompa dan filter kolam renang. Berkat menyeimbangkan volume air dalam sistem filtrasi ini, tekanan filter atau volume air jadi lebih stabil.
3. Bisa Mengurangi Beban pada Sistem Filtrasi
Terakhir, fungsi balancing tank ini bisa mengurangi beban pada sistem filtrasi, bahkan memperpanjang umur pakai dari komponen sistem filtrasi.
Sehingga dengan memahami fungsi dari tangki penyeimbang ini bisa membantu menjaga kinerja sistem filtrasi dan sirkulasi air kolam renang menjadi lebih optimal, maka air kolam renang Anda akan tetap bersih dan sehat.

Gimana Cara Menyeimbangkan Air di Balancing Tank?
Seperti yang sudah Anda tahu sebelumnya bahwa fungsi balancing tank ini untuk menstabilkan kondisi air kolam renang. Namun, bagaimana langkah menyeimbangkan air kolam renang di dalam balancing tank? Simak beberapa caranya di bawah ini:
Periksa Kapasitas Tangki Penyeimbang. Langkah awal untuk menyeimbangkan isi air di balancing tank ini harus memeriksa kapasitas tangki, apakah tangki nya memiliki kapasitas cukup untuk menampung air dari kolam renang dan air dari sistem filtrasi atau tidak.
Memeriksa Level Air. Selanjutnya, Anda harus memeriksa level air dan sistem filtrasinya, pastikan level air di dalam kolam renang dan sistem filtrasinya berada pada level yang sesuai dan stabil.
Memastikan Sirkulasi Berjalan Baik. Langkah selanjutnya Anda harus memastikan bahwa pompa dan filter kolam renang berjalan dan berfungsi dengan baik.
Mengatur Aliran Air ke dalam Balancing Tank. Pastikan juga bahwa aliran air dari kolam renang dan sistem filtrasi menuju tangki penyeimbang berjalan dengan baik dan dalam jumlah yang sesuai.
Periksa Kualitas Air Kolam Renang. Selanjutnya, pastikan juga kualitas air dalam kolam renang baik, dengan takaran zat kimia yang sesuai. Jangan sampai pH, klorin, tingkat keasaman dan lain-lain kelebihan atau kekurangan, semua harus ditakar dengan sesuai.
Mengatur Sistem Pengisian dan Pembuangan Air. Fungsi balancing tank bukan hanya menampung saja, tetapi membuang air juga, maka dari itu perlu mengatur pengisian dan pembuangannya untuk menambah atau mengurangi jumlah air dalam tangki secara pas sesuai kebutuhan.
Bagaimana Pemeliharaan Balancing Tank?
Balancing tank tentu perlu perawatan agar beroperasi dengan efektif, selain fungsi balancing yang bisa membuat sirkulasi air lebih baik, ada beberapa cara untuk pemeliharaannya, simak di bawah ini!
1. Melakukan Pembersihan Secara Rutin
Langkah awal pemeliharaan balancing tank adalah membersihkan secara rutin, sehingga dapat mencegah penumpukan kotoran dan bahan kimia yang dapat merusak lapisan sisi dalam balancing tank.
2. Memeriksa Balancing Tank
Langkah selanjutnya yakni Anda bisa memeriksa balancing tank, sehingga tidak ada keretakan atau kebocoran yang bisa mengganggu kinerja sistem kolam renang overflow.
3. Pengecekan Debit Air
Pastikan juga bahwa debit air yang masuk dan keluar dari tempat penampungan air ini berfungsi dengan baik, jika diperlukan Anda bisa melakukan pengaturan ulang secara berkala.












