Dijamin Aman, Inilah 5 Tips Memilih Kolam Renang Bayi

Rendy Muthaqin

kolam renang bayi

Tanpa Anda sadari, sebetulnya bayi ternyata sudah mahir berenang sejak ia lahir lho, maka dari itu tak sedikit para orang tua yang mengenalkan olahraga berenang, sehingga perlu memilih kolam renang bayi yang sesuai agar sang buah hati tetap aman dan menyenangkan.

Nah, jangan sampai lupa ya, walaupun bayi sudah bisa berenang sejak ia lahir, namun waktu terbaik untuk membawanya ke kolam renang adalah saat ia berusia 6 bulan ke atas. Jika Anda masih bingung pertimbangan memilih kolam renang bayi yang cocok, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan!

1. Pastikan Kedalaman Kolam Renang

Langkah awal dalam memilih kolam renang bayi adalah jangan membeli kolam yang terlalu tinggi atau membuat bayi Anda tenggelam ya. Kedalaman ini sangat penting untuk si kecil karena berpengaruh kepada keamanan dan keselamatannya.

Adapun ketinggian air kolam renang yang disarankan untuk bayi adalah 7-10 cm atau air kolam sudah mencapai pundak bayi ya, hal ini bertujuan agar tubuhnya tetap hangat dan memudahkan bergerak di dalam air.

2. Gunakan Kolam Renang Berbahan Plastik

Jika memang di sekitar rumah Anda tidak ada penyewaan kolam renang bayi, maka ada perlu membeli kolam renang bayi yang berbahan plastik untuk mengenalkan bayi dengan kegiatan berenang.

Bukan hanya menggunakan kolam renang plastik saja untuk mengenalkan bayi pada renang, Anda juga bisa mengajarkannya berenang terlebih dahulu menggunakan bathtub di rumah jika memang tersedia.

Sebelum mengisi kolam renang plastik yang Anda miliki, pastikan kebersihannya tetap dijaga ya, jangan sampai ada kotoran yang menempel karena bisa terserang berbagai penyakit.

Kolam renang bayi plastik yang sudah digunakan ini jangan lupa untuk dibersihkan lalu dikeringkan, jangan sampai ada noda atau kotoran yang menempel karena Anda akan terus menggunakan kolam plastik tersebut.

kolam renang bayi

3. Pilih Kolam Renang yang Teruji Kebersihannya

Sebelum memasukkan bayi ke kolam renang bayi, disarankan Anda untuk memandikan si kecil terlebih dahulu dengan sabun dan air bersih, sebelum maupun sesudah berenang ya.

Bayi memiliki kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan dengan orang dewasa, oleh karena itu pastikan Anda memiliki kolam renang yang selalu terjaga kebersihannya untuk mengurangi risiko buah hati terkena infeksi dari berbagai bakteri yang ada.

Ketika berenang, bayi memang belum bisa mengontrol tubuh terutama kepalanya dengan baik, sehingga risiko bayi menelan air kolam saat berenang cukup tinggi nih, perketat pengawasan ketika sedang renang ya dikhawatirkan bayi menelan air kolam tanpa sengaja.

4. Hindari Kolam Berbahan Klorin

Tips lainnya ketika bayi berenang adalah hindari air kolam menggunakan zat kimia seperti klorin, hal ini berlalu ketika mengunjungi kolam renang bayi umum maupun milik pribadi ya.

Zat ini bisa menimbulkan iritasi kepada kulit bayi Anda karena kulit mereka sangat sensitif. Jika memang Anda berencana mengajaknya ke kolam renang bayi umum, sangat disarankan untuk lebih selektif dalam memilih kolam renang untuk bayi dan pastikan tidak ada kandungan klorin di dalamnya.

Walaupun Anda tahu sang buah hati berenang di kolam yang tanpa zat kimia seperti klorin, tidak ada salahnya setelah selesai berenang si kecil dimandikan terlebih dahulu, hal ini untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulitnya.

Baca Juga: “Kelebihan Kolam Renang Tanpa Kaporit di Rumah, Cocok Digunakan untuk Keluarga!

5. Jangan Bawa Bayi ke Kolam Renang Umum

Terakhir ini patut jadi perhatian semua orang tua yang memiliki bayi nih, pastikan bayi Anda yang belum genap berusia 6 bulan tidak membawanya terlebih dahulu ke kolam renang umum ya, alasannya kolam renang umum terlalu dingin untuk bayi di usia ini.

Bahkan, sangat dianjurkan jika ingin mengajak bayi berendam di kolam renang bayi, Anda harus mengatur suhu air kolamnya yang disarankan sekitar 32 derajat Celcius.

Adapun jika bayi sedang berenang dan terlihat menggigil segera angkat dari kolam dan hangatkan tubuhnya dengan handuk, karena bayi lebih mudah dalam mengalami penurunan suhu tubuh ketimbang orang dewasa.

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa Anda ikuti terkait memilih kolam renang bayi, karena tentu segala sesuatu harus dipertimbangkan baik-baik dan tidak terburu-buru dalam memperkenalkan bayi kepada renang. Pastikan keamanan dan kenyamanan bayi terlebih dahulu ketika berenang ya dan jangan memaksakan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. <DM>

Popular Post

balancing tank

Wawasan

Balancing Tank [Pengertian, Ukuran, Fungsi & Jenisnya]

Struktur konstruksi kolam renang, bukan hanya berfokus pada kerangka kolam itu sendiri, ada komponen pendukung yang perlu jadi perhatian yakni ...

menjernihkan air kolam renang

Wawasan

6 Tahapan Menjernihkan Air Kolam Renang yang Bermasalah!

Pemilik kolam renang acapkali merasakan air kolamnya keruh bahkan berwarna. Maka tak heran, banyak yang kebingungan dalam penanganannya. Nah, untuk ...

kelistrikan kolam renang

Wawasan

Kelistrikan Kolam Renang & Komponen yang Membutuhkannya!

Dalam menjamin kolam renang tetap tersirkulasi dengan baik dan memiliki air yang jernih, tentu ada peran kelistrikan kolam renang melalui ...

kolam renang wisata

Wawasan

Kolam Renang Wisata: Investasi, Keuntungan, Kerugian, Bisnis

Kolam renang wisata semakin menjamur. Bukan hanya di dibangun di kota-kota besar. Kabupaten dan kota kecamatan pun tidak sedikit yang ...

jenis batu alam untuk decking kolam renang

Wawasan

7 Jenis Batu Alam untuk Decking Kolam Renang, Bervariasi!

Ada banyak jenis material untuk decking kolam renang yang bisa digunakan, termasuk jenis batu alam untuk decking kolam renang yang ...

sengatan listrik di area kolam renang

Wawasan

Cegah Sengatan Listrik di Area Kolam Renang, Ini 5 Caranya!

Karena banyak komponen kelistrikan kolam renang yang digunakan baik itu pompa, pemanas atau lampu, namun semuanya tetap aman karena memiliki ...

Leave a Comment