Fungsi dari pemipaan kolam renang memang agar sirkulasi air berjalan dengan lancar, dalam pembuatan jalur pipa ini memang tidak boleh asal-asalan nih. Ada beberapa jenis pemipaan kolam renang yang harus dibuat dengan baik dan memiliki jalur atau tersambung secara berbeda-beda.
Tanpa berlama-lama lagi, inilah beberapa jenis jalur pemipaan kolam renang yang mungkin Anda belum tahu, simak beberapa informasinya di bawah ini!
Daftar Isi
1. Jenis Pemipaan Overflow
Jenis pemipaan kolam renang pertama adalah pemipaan overflow. Di dalam sistem ini menerapkan jalur air dari gutter yang mengalir ke bagian balancing tank.
Baca Juga
Sistem pemipaan air ini hanya terdapat pada kolam renang overflow saja. Dalam sistem tersebut, air yang berasal dari balancing tank dialirkan ke filter untuk disaring, lalu disalurkan kembali ke dalam kolam renang. Jenis pemipaan ini lebih rumit ketimbang sistem skimmer.
2. Jenis Pemipaan Skimmer
Selanjutnya jenis pemipaan kolam renang skimmer ini berbeda dengan sebelumnya. Sistem ini bekerja dengan cara mengalirkan air dari box skimmer dengan dihisap menuju pompa.
Lalu skimmer box hanya ada pada kolam renang yang menerapkan sistem skimmer saja ya. Fungsi dari skimmer box ini sendiri berperan menggantikan balancing tank. Dari sini kemudian air akan dialirkan ke bagian filter dan selanjutnya dimasukkan ke dalam kolam renang.
3. Jenis Pemipaan Maindrain
Berbeda dengan kedua jenis pemipaan kolam renang tadi, jenis pemipaan maindrain adalah jalur air yang berada di bagian lantai atau bawah kolam yang menghisap air lewat pompa kolam renang.
Lokasi dari jalur maindrain ini berada di bawah lantai dari kolam renang. Maka ketika sedang melakukan vakum, maka jalur pemipaan tersebut akan ditutup dan yang dibuka adalah jalur pemipaan vakum.
4. Jenis Pemipaan Inlet
Keempat ada jenis pemipaan kolam renang inlet, adalah jalur ketika masuknya air dari bagian pompa ke kolam renang yang akan melewati nozzle inlet atau inlet fitting.
Apabila jalur pipa ini rusak, pecah karena alasan lain Anda harus mengganti secepatnya sebelum akhirnya berpengaruh ke kualitas air kolam renang yang akan terus berkurang hingga akhirnya menjadi keruh dan kotor.

5. Jenis Pemipaan Vacuum
Jenis pemipaan vacuum ini merupakan salah satu sistem pemipaan yang ada pada kolam renang yang digunakan untuk menyedot kotoran yang ada di dasar sebuah kolam renang.
Jalur ini digunakan untuk mengalirkan air ke bagian filter untuk disaring, selanjutnya air bersih hasil penyaringan tadi dialirkan kembali ke kolam renang.
Bila ternyata kondisi kolam renang terlalu kotor, umumnya kolam yang divacum ini langsung dibuang dari jalur tersebut tanpa masuk ke bagian filter terlebih dahulu.
Jalur ini digunakan ketika vacuum sedang berlangsung, selang vacuum juga berguna untuk menghisap kotoran, sehingga kotoran bisa masuk ke dalam filter kolam.
6. Jenis Pemipaan Backwash
Terakhir ada jenis pemipaan backwash, yang berfungsi untuk mengalirkan kotoran dari tabung filter pada saat pencucian berlangsung.
Tujuannya jalur pipa ini untuk membersihkan pasir filter agar performa penyaringannya lebih baik. Karena air yang kotor akan terus mengalir melalui sistem pemipaan kolam renang backwashing ke jalur pembuangan.
Hal Penting Sebelum Membuat Jalur Pemipaan Kolam Renang
Setelah Anda melihat beberapa jenis pemipaan kolam renang yang berbeda-beda, ada hal penting lain sebelum membuat jalur pipa. Apa saja?
1. Pilih Kualitas Pipa yang Baik
Jika Anda ingin membuat jalur pipa, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih pipa yang berkualitas baik. Biasanya untuk pipa instalasi menggunakan standar AW PVC.
Alasan mengapa pipa ini terbaik adalah karena material pipa ini sangat kuat, tahan terhadap efek zat kimia yang biasanya terdapat pada chemical kolam renang.
2. Menentukan Ukuran Pipa
Sebelum membangun jalur, tentukan juga jalur pipanya. Ada beberapa ukuran yang sering kali digunakan, misalnya 1,5 inch, 2 inch, bahkan 3 inch tergantung kebutuhan.
Bagian utama yang mempengaruhi ukuran pipa adalah tarikan dan kapasitas kolam renang serta luas kolam renang yang Anda miliki.
3. Kenali Jumlah Pipa dan Instalasinya
Terakhir, jumlah pipa juga perlu dihitung, karena setiap pembuatan kolam renang berbeda-beda. Tentu ini akan berpengaruh terhadap jenis pemipaan kolam renang yang akan digunakan.
Selain itu, dalam proses instalasinya juga harus berhati-hati dan teliti untuk memastikan bagian pipa terpasang dengan kuat. <DM>












