Bagi Anda pemilik kolam renang, merawat kolam merupakan hal yang wajib agar kolam bisa jernih dan bersih. Namun Anda pernah juga mendengar beberapa mitos perawatan kolam renang yang mungkin bikin Anda ragu setelahnya.
Nah, jika Anda belum tahu apa saja mitos yang mungkin kebenarannya belum tentu benar juga, simak beberapa informasinya di bawah ini yuk!
Daftar Isi
1. Katanya Perawatan Kolam Renang Itu Mahal!
Mitos perawatan kolam renang yang pertama adalah perawatan kolam renang itu mahal. Padahal kenyataannya, perawatan rutin kolam renang justru akan menghemat uang Anda karena akan mencegah masalah kecil berubah menjadi masalah serius.
Baca Juga
Dan jika masalah ini menumpuk tentu akan merogoh kocek yang sangat besar dan mahal untuk kolam renang Anda.
Dengan melakukan perawatan rutin yang untuk kolam renang Anda, kolam renang Anda jadi lebih terawat, bersih, lebih nyaman untuk berenang dan tidak akan mengalami keluhan pada perenang.
2. Membersihkan Kolam Renang dengan Menguras Air Kolam Saja
Banyak yang mempercayai mitos perawatan kolam renang satu ini, yang mengatakan bahwa jika ingin membersihkan kolam renang tinggal kuras air dan isi kembali dengan air baru saja nih. Namun kenyataannya, kadang kolam renang memiliki masalah serius.
Dengan Anda menguras kolam renang seharusnya menjadi solusi terakhir soal urusan perawatan, karena membuang air justru dapat menyebabkan kerusakan struktural pada kolam renang. Terlebih lagi, karena biaya penggantian air bisa tinggi, menguras kolam renang akan menambah biaya yang tidak perlu pada biaya perawatannya.
Sebaliknya, cobalah untuk menyeimbangkan bahan kimia di kolam renang Anda dengan tepat. Anda juga dapat menggosok dan menyedot debu kolam renang saat kolam terisi penuh untuk menghilangkan jamur atau kotoran yang menumpuk di lantai atau dinding.

3. Boleh Kapan pun Menambahkan Bahan Kimia ke Kolam Renang
Selanjutnya ada mitos perawatan kolam renang yang mengatakan bahwa boleh kapan pun menambahkan zat kimia ke dalam kolam renang.
Kenyataannya menambahkan chemical ke kolam renang yang ditentukan oleh waktu atau cuaca ini sangat penting, khususnya menambahkan klorin ke dalam kolam renang.
Akan jauh lebih efektif tentunya untuk menambahkan bahan kimia kolam renang setelah matahari terbenam, karena tidak akan mengalami penguapan dan pengaruh lainnya, pastikan Anda tidak berencana berenang di tengah malam sebelum Anda membersihkan air. Tunggu keesokan harinya jika ingin berenang ya!
4. Bisa Menambahkan Bahan Kimia di Rumah untuk Kolam Renang
Mitos perawatan kolam renang yang sering didengar adalah bisa menambahkan bahan kimia lain yang ada di rumah untuk membersihkan kolam renang. Sebetulnya ini akan berpengaruh keefektifan kimia kolam renang lho.
Misalnya Anda menggunakan produk pembersih rumah tangga, untuk digunakan di kolam renang Anda. Jika Anda mencoba mengganti bahan kimia kolam renang dengan produk lain, Anda dapat mengganggu keseimbangan kolam renang dan menimbulkan lebih banyak masalah daripada mendapatkan manfaat.
5. Kolam Air Asin Tidak Memerlukan Perawatan
Meskipun tidak memerlukan banyak perhatian seperti kolam air tawar, kolam renang air asin tetap memerlukan perawatan dan perhatian rutin agar tetap dalam kondisi baik.
Bahkan, kolam air asin memerlukan klorin untuk menjaga keseimbangannya. Maka mitos perawatan kolam renang yang mengatakan kolam air garam tidak perlu perawatan salah besar ya!
Baca Juga: “Inilah 7 Perawatan Kolam Hidroterapi, Ada Treatment Khusus!“
Jenis Treatment Kolam Renang
Setelah melihat beberapa mitos di atas, Anda perlu tahu juga dua jenis treatment kolam renang yang sering dilakukan, apa saja?
1. Treatment Pengendapan
Pertama, proses treatment pengendapan ini sebetulnya cukup dilakukan di waktu khusus, dan tidak dianjurkan terlalu sering karena dilakukan saat air kolam renang dalam kondisi sudah berkabut atau bahkan sudah menjadi hijau gelap saja ya.
Pada treatemt ini akan menggunakan banyak zat kimia kolam renang, yakni kaporit bubuk 60%, soda ash, PAC dan HCL sebanyak 33%. Treatment ini bukan hanya mencampur chemical saja, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan seperti memperhatikan dosis chemical, jarak pemberian zat kimia dan jenis chemical yang digunakan.
Setelah bahan kimia dimasukkan dan dosisnya sudah tepat sesuai kubikasi air di dalam, kotoran akan mengendap ke dasar kolam renang, setelahnya barulah melakukan vacuum.
2. Treatment Mingguan/Rutin
Kedua ada treatment rutin atau mingguan, setelah treatment pengendapan berhasil, maka air akan jernih optimal. Setelahnya perawatan rutin dibutuhkan untuk menjaga kualitas air jernih dan sehat.
Treatment ini dilakukan dengan menyikat dinding dan lantai kolam renang, melakukan vacuum dan mencuci filter kolam renang. Untuk kegiatan menyikat lantai dan dinding akan meghilangkan lumut dan kotoran, sehingga kotoran tidak mengendap ke dasar kolam. Setelahnya baru proses vacuum dilakukan. <DM>












