5 Luka di Kaki saat Berenang di Kolam Renang, Keep Aware!

Rendy Muthaqin

luka di kaki

Ketika Anda berenang tak sedikit perenang yang mengalami masalah luka di kaki mereka saat berenang, entah itu tergelincir, mengalami infeksi akibat kutu air bahkan jamur. Nah, permasalahan ini tentu harus aware diketahui oleh Anda pemilik kolam renang nih.

Dari pada Anda mengalami beberapa permasalahan ini, kenali beberapa luka yang jangan sampai Anda alami saat berenang. Berikut ulasannya.

1. Infeksi Jamur

Masalah luka di kaki yang sering kali dialami adalah infeksi jamur, jamur ini tumbuh subur di area yang hangat, lembap, dan basah, seperti di sekeliling kolam renang.

Jamur dapat bertahan hidup di permukaan selama beberapa bulan, sehingga kaki yang telanjang mudah tertular dan menyebarkan spora jamur.

2. Kutu Air

Salah satu jenis luka di kaki dan infeksi jamur paling umum yang diderita di kolam renang adalah kutu air. Faktanya, antara 3% hingga 15% perenang menderita kutu air saat berenang.

Meskipun kaki yang kering dan sehat umumnya dapat menangkal jamur, kelembapan yang berlebihan pada kulit menyebabkan retakan pada kulit yang memungkinkan jamur dengan mudah menembus lapisan luar. Gejala kutu air biasanya mulai 4-10 hari setelah terpapar dan meliputi:

  • Gatal dan perih di antara jari-jari kaki
  • Kemerahan
  • Kekeringan
  • Mengelupas
  • Bersisik
  • Lepuh

Pengobatan kutu air bisa diobati dengan krim antijamur yang dijual bebas di apotik maupun dari resep dokter. Namun, jika menjadi parah atau menyebar ke area lain, Anda mungkin perlu menemui dokter untuk tindakan medis lainnya.

5 Luka di Kaki saat Berenang di Kolam Renang, Keep Aware!

3. Kram di Kaki

Mungkin bukan hanya luka di kaki yang menjadi masalah saat berenang, ada permasalahan lainnya yang bisa mengganggu aktivitas renang Anda seperti kram kaki. Kram kaki saat berenang sangat umum terjadi pada perenang pemula maupun berpengalaman.

Kram kaki dapat terjadi tiba-tiba tanpa peringatan, dan ditandai dengan kejang otot yang singkat di area telapak kaki. Gejalanya bisa sangat menyakitkan namun biasanya berlangsung singkat dan berkurang dengan peregangan. Penyebabnya sering kali adalah dehidrasi, penggunaan otot yang berlebihan, atau keduanya.

Cara mencegah kram kaki Anda bisa mulai pijat dan regangkan kaki dan pergelangan kaki sebelum berenang, minum banyak air, tingkatkan asupan kalsium, magnesium, dan sodium (pisang, alpukat, dan kacang almond merupakan sumber yang baik) dan terakhir kenakan sepatu yang nyaman.

4. Kutil

Tidak aneh memang jika seringkali luka di kaki menyebabkan terjadinya kutil. Sama seperti jamur, kutil tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Kutil disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), yang dapat bertahan hidup di permukaan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun dalam kondisi yang tepat.

Seperti infeksi jamur, kutil umumnya ditularkan melalui goresan atau luka kecil di telapak kaki. Gejalanya dapat muncul dalam waktu berminggu-minggu dan biasanya muncul di tumit atau telapak kaki.

Gejalanya meliputi pertumbuhan daging kecil, keras, dan kasar yang disertai rasa sakit, nyeri tekan, dan ketidaknyamanan saat berdiri atau berjalan.

Selain itu, gejalanya dapat mereda dalam waktu bertahun-tahun. Untuk penyembuhan yang lebih cepat, pilihan perawatan umum meliputi krioterapi (pembekuan) dan obat pengelupas seperti asam salisilat.

Baca Juga:5 Cara Atasi Nyeri Punggung dengan Berenang, Ini Caranya!

5. Tergelincir atau Terjatuh

Area di sekitar kolam renang merupakan salah satu faktor risiko terbesar untuk terpeleset dan terjatuh. Di seluruh dunia, terjatuh merupakan penyebab kedua terbanyak dari cedera yang tidak disengaja.

Berjalan tanpa alas kaki di permukaan yang basah dan licin meningkatkan risiko terjatuh. Terjatuh seperti ini bisa sangat berbahaya karena mengakibatkan luka di kaki seperti lecet dan memar pada tulang yang patah, gegar otak, atau bahkan bisa sampai tenggelam.

Untuk mencegah terjadinya jatuh dan tergelincir ini, Anda perlu berjalanlah perlahan dan jangan berlari di sekitar kolam renang, selalu gunakan kaus kaki kolam renang anti air untuk menjaga kaki Anda tetap kering, sehingga bisa mencegah terpeleset, dan mencegah terjadinya infeksi. Pastikan ketika Anda sedang berenang ada penjaga kolam renang yang bertugas, sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bisa cepat diatasi. <DM>

Popular Post

balancing tank

Wawasan

Balancing Tank [Pengertian, Ukuran, Fungsi & Jenisnya]

Struktur konstruksi kolam renang, bukan hanya berfokus pada kerangka kolam itu sendiri, ada komponen pendukung yang perlu jadi perhatian yakni ...

menjernihkan air kolam renang

Wawasan

6 Tahapan Menjernihkan Air Kolam Renang yang Bermasalah!

Pemilik kolam renang acapkali merasakan air kolamnya keruh bahkan berwarna. Maka tak heran, banyak yang kebingungan dalam penanganannya. Nah, untuk ...

kolam renang wisata

Wawasan

Kolam Renang Wisata: Investasi, Keuntungan, Kerugian, Bisnis

Kolam renang wisata semakin menjamur. Bukan hanya di dibangun di kota-kota besar. Kabupaten dan kota kecamatan pun tidak sedikit yang ...

kelistrikan kolam renang

Wawasan

Kelistrikan Kolam Renang & Komponen yang Membutuhkannya!

Dalam menjamin kolam renang tetap tersirkulasi dengan baik dan memiliki air yang jernih, tentu ada peran kelistrikan kolam renang melalui ...

kesadahan kalsium

Wawasan

Pengertian Kesadahan Kalsium Kolam Renang & Cara Mengelolanya!

Di dalam air kolam renang, terdapat beberapa zat kimia untuk membuat air jernih dan menjaga struktur bangunan kolam kokoh, salah ...

jenis batu alam untuk decking kolam renang

Wawasan

7 Jenis Batu Alam untuk Decking Kolam Renang, Bervariasi!

Ada banyak jenis material untuk decking kolam renang yang bisa digunakan, termasuk jenis batu alam untuk decking kolam renang yang ...

Leave a Comment