Mungkin pertanyaan di atas menjadi dilematis karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing, kolam renang dengan klorin memang lebih praktis dan murah, sedangkan kolam renang air asin tidak memerlukan perawatan yang rumit. Bingung kan mana yang lebih praktis?
Nah, menjawab pertanyaan di atas. Inilah beberapa kelebihan dan kekurangan dari kolam renang klorin dengan kolam renang air asin. Simak beberapa informasinya di bawah ini!
Daftar Isi
Kolam Renang Air Asin
Pertama, kolam renang air asin memang masih mengandung klorin, namun jumlah klorin yang dikandungnya jauh lebih rendah daripada kolam klorin pada umumnya.
Baca Juga
Perbedaan lainnya adalah kolam renang dengan klorin perlu ditambahkan zat kimia atau klorinnya ke dalam air, namun kolam renang air asin tidak, yakni dengan bantuan alat generator garam yang menghasilkan klorin melalui proses yang disebut elektrolisis.
Dengan kadar klorin yang lebih rendah di kolam renang sebenarnya akan membantu kulit tetap lembap dan tidak membuatnya terlalu kering.
1. Kelebihan Kolam Renang Air Asin
Umumnya, kolam ini memerlukan perawatan yang lebih sedikit daripada kolam renang dengan klorin. Seperti yang kami katakan di atas, kolam ini juga akan lebih baik untuk kulit Anda karena kadar klorinnya lebih rendah.
Kelebihan selanjutnya ketika Anda berencana untuk memiliki kolam renang dalam jangka waktu yang lama, maka ini mungkin merupakan pilihan yang lebih baik untuk budget Anda.
Generator air asin mungkin akan mahal saat pertama kali Anda membelinya, tetapi akan menghemat uang Anda dalam jangka panjang karena lebih murah daripada membeli bahan kimia untuk dimasukkan ke dalam kolam terus menerus.
Kolam air asin juga umumnya lebih bersih dari keduanya. Memiliki kolam air asin juga bisa lebih aman daripada memiliki kolam klorin. Itu karena, dengan kolam air asin, Anda tidak perlu menyimpan semua bahan kimia berbahaya yang dibutuhkan di dalam kolam, berbeda dengan kolam renang dengan klorin zat kimia.
2. Kekurangan Kolam Renang Air Asin
Di balik kelebihannya, ada beberapa kerugian memiliki kolam renang air asin. Pertama yakni generator garam untuk menghasilkan klorin gara, memang mahal, dan Anda juga akan memiliki biaya tak terduga lainnya yang lebih tinggi karena generator ini akan menyala hampir sepanjang hari.
Meskipun kadar klorin zat kimia lebih sedikit, namun dengan kadar garam yang tinggi ini akan mulai mengikis sebagian kolam Anda, seperti lampu misalnya. Jika air asin mengenai teras Anda, ubin juga dapat rusak.
Terakhir, kolam air asin bisa lebih sulit untuk dikelola, jadi kemungkinan besar Anda harus menyewa seorang jasa instalasi kolam renang profesional untuk memperbaikinya jika terjadi kesalahan.

Kolam Renang dengan Klorin
Selanjutnya, ada kolam renang dengan yang lebih murah daripada kolam air asin. Namun, kolam dengan zat kimia klorin bisa lebih sulit dirawat seiring berjalannya waktu.
Anda perlu menambahkan klorin ke dalam kolam sendiri. Anda juga perlu memastikan bahwa kadar pH sudah tepat sehingga kolam Anda tetap bersih.
Meskipun kadar klorinnya lebih tinggi daripada kolam air asin, jika Anda tidak akan menggunakan kolam dalam waktu lama, kolam ini mungkin pilihan terbaik.
Baca Juga: “4 Kesalahan Saat Menggunakan Pembersih Ubin Kolam Renang“
1. Kelebihan Kolam Renang dengan Klorin
Salah satu jenis kolam ini lebih murah, terutama untuk pemula. Menghemat pengeluaran mungkin menjadi salah satu motivasi terbesar untuk membuat kolam renang dengan klorin.
Memiliki kolam klorin juga merupakan cara termudah untuk mendisinfeksi air kolam. Klorin sangat bagus untuk membunuh bakteri dan hal-hal berbahaya lainnya di dalam air, dan jika kolam Anda terlihat kotor, Anda dapat menambahkan klorin ke dalamnya.
2. Kekurangan Kolam Renang dengan Klorin
Beberapa kerugian dari kolam renang berklorin adalah dapat lebih merusak dan membahayakan kulit dan mata perenang. Jika kadar klorin dalam kolam renang tinggi, dapat membuat mata bahkan kulit Anda jadi iritasi. Penting untuk mengawasi tarakannya yang pas.
Selain itu, Anda juga perlu meluangkan waktu dan melakukan perawatan secara berkala dengan klorin, jika terjadi hujan dan air keruh tentu harus segera ditangani. Berbeda dengan kolam renang air asin yang memiliki generator garam secara otomatis klorin akan menyebar ke seluruh kolam. <DM>












