{"id":3303,"date":"2024-10-29T06:38:51","date_gmt":"2024-10-29T06:38:51","guid":{"rendered":"https:\/\/kontraktor.work\/media\/?p=3303"},"modified":"2025-08-04T11:37:44","modified_gmt":"2025-08-04T11:37:44","slug":"mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/","title":{"rendered":"Mengenal Check Valve Kolam Renang, Jenis &amp; Cara Pasang!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Check valve <\/em>adalah salah satu komponen penting dalam <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/pengertian-ukuran-fungsi-dari-balancing-tank\/\">balancing tank kolam renang<\/a>, yang fungsinya memang untuk mencegah terjadinya <em>backflow <\/em>pada sistem perpipaan sehingga aliran air atau sirkulasi air tetap efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda belum tahu apa itu check valve, dan mengapa ini penting dalam sebuah komponen kolam renang, mari simak beberapa informasinya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#Pengertian_dari_Check_Valve\" >Pengertian dari Check Valve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#Apa_Saja_Jenis_Check_Valve\" >Apa Saja Jenis Check Valve?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#1_Swing_Check_Type\" >1. Swing Check Type<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#2_Lift_Check_Valve\" >2. Lift Check Valve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#3_Dual_Disk_Check_Valve\" >3. Dual Disk Check Valve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#4_Stop_Check_Type\" >4. Stop Check Type<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-jenis-cara-pasang-check-valve\/#Kiat_Penting_dalam_Memasang_Katup_Perpipaan\" >Kiat Penting dalam Memasang Katup Perpipaan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_dari_Check_Valve\"><\/span>Pengertian dari Check Valve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Check valve kolam renang atau yang sering disebut sebagai <em>Non Return Valve<\/em> (NRV) ini adalah sebuah katup dalam sistem perpipaan yang dirancang untuk mengatur aliran air kolam renang supaya lebih lancar dan normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi utama dari komponen ini adalah untuk mencegah terjadinya aliran balik air atau <em>backflow <\/em>ke dalam sistem ketika aliran normal berhenti atau berbalik arah. Tentu konteks dalam balancing tank, air harus dikumpulkan di satu tempat sehingga tidak terjadi luapan dan ketinggian air yang tidak wajar di kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Anda mengetahui definisinya, mari sama-sama membahas mengenai jenis dan tips penting sebelum memasangnya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Saja_Jenis_Check_Valve\"><\/span>Apa Saja Jenis Check Valve?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang Anda tahu, ternyata check valve ini tidak mesti hanya digunakan untuk perpipaan air kolam renang saja, ada beberapa fungsi juga untuk gas dan masih banyak tipe lainnya. Inilah jenis atau tipe yang mungkin Anda belum tahu!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Swing_Check_Type\"><\/span>1. Swing Check Type<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama ada <em>swing check valve, <\/em>yang bergerak ketika ada aliran yang melewati saluran dan otomatis tertutup sendirinya jika sudah penuh ketika tidak ada aliran. Saat aliran terhenti, disk akan tertutup secara otomatis tanpa adanya pengaturan manual dalam prosesnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya <em>check valve<\/em> satu ini terdiri dari <em>body valve, bonner <\/em>dan disk yang terkoneksi ke sebuah engsel. Pada jenis satu ini, sudut antara <em>seat <\/em>dan bidang miring dikenal sebagai <em>angle seat<\/em> dan bervariasi dari 0 sampai 45 derajat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angle seat yang lebih besar akan mengurangi pergerakan disk, sehingga menghasilkan penutupan yang cepat, sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya <em>water hammer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Lift_Check_Valve\"><\/span>2. Lift Check Valve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya ada <em>lift check valve <\/em>yang disknya menggunakan piston atau bola. Jenis satu ini cocok untuk keadaan dengan tekanan dan kecepatan aliran air yang tinggi, karena disk akan bersinggungan degan <em>seat <\/em>secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, <em>lift check valve <\/em>ini cocok untuk instalasi pipa horizontal atau vertikal dengan aliran ke atas. Cara kerjanya ketika aliran masuk dari bawah <em>seat, <\/em>disk akan terangkat dari <em>seat <\/em>oleh tekanan aliran menuju ke atas. Ketika aliran berhenti atau berbalik arah, aliran balik dan gravitasi ini akan menekan disk ke bawah dan menekan <em>seat <\/em>nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis ini sangat terkenal dengan ketahanan terhadap kebocoran yang sangat baik, dibandingkan dengan <em>swing check <\/em>sebelumnya. Cara kerjanya pun sederhana karena menggunakan bola dan tekanan gravitasi itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsipnya, ketika ada tekanan yang cukup dalam aliran, maka bola akan terangkat, tetapi saat tekanan ini berkurang, bola tadi akan menutup lubang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/check-valve-2-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-3305\" srcset=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/check-valve-2-1024x576.webp 1024w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/check-valve-2-300x169.webp 300w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/check-valve-2-768x432.webp 768w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/check-valve-2.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dual_Disk_Check_Valve\"><\/span>3. Dual Disk Check Valve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan bola, <em>dual disc check valve <\/em>ini cara kerjanya memiliki dua bagian disk terbuka bergerak menuju garis tengah pipa dengan aliran maju, dan saat <em>backflow <\/em>dua bagian disk akan tertutup menjauh dari garis tengah pipa dan menekan <em>seat <\/em>untuk menutup aliran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya penggunaan jenis ini pada kondisi air atau gas yang bertekanan rendah saja, karena konstruksinya ringan dan padat inilah menjadikan jenis ini pilihan yang lebih disukai dalam aspek ruang dan kenyamanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Stop_Check_Type\"><\/span>4. Stop Check Type<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, terakhir ada <em>stop check valve <\/em>yang merupakan kombinasi dari <em>lift check valve <\/em>dan <em>globe valve. <\/em>Valve ini dapat ditutup dengan bantuan stem yang tidak terhubung ke disk dalam keadaan normal, sehingga bisa menggunakan valve biasa saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun apabila diperlukan stem, bisa digunakan untuk menahan disk mengambang bebas pada <em>seat valve <\/em>seperti tipe <em>globe valve.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kiat_Penting_dalam_Memasang_Katup_Perpipaan\"><\/span><strong>Kiat Penting dalam Memasang Katup Perpipaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal terpenting yang perlu diingat dalam memang <em>check valve <\/em>atau katup ini mengetahui tanda panah yang tercetak untuk menunjuk ke arah aliran air kolam Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebanyakan katup akan direkatkan dengan semen PVC atau ABS, setelah permukaan pipa dan katup dibersihkan dan diberi cat dasar. Berhati-hatilah untuk tidak menggunakan terlalu banyak lem pada ujungnya, untuk menghindari perekatan katup tertutup secara permanen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemasangan katup kolam renang secara horizontal lebih sering digunakan, untuk mengurangi tekanan pada katup, tetapi pemasangan vertikal juga dapat dilakukan, dengan aliran yang mengalir ke atas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum memasang katup ini, Anda perlu periksa dan memperbaiki masalah pembuangan, periksa terlebih dahulu kebocoran udara pada sistem kolam renang, misalnya ada pada pompa, filter, katup, pembuang udara apa pun yang memiliki cincin-O, yang mungkin memungkinkan udara masuk ke dalam sistem, yang menyebabkan pembuangan ke bawah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air akan tetap berada di dalam pipa, pompa, dan filter selama kedap udara. Karena jika ada kebocoran udara kecil yang ditemukan dapat diperbaiki. Jika Anda ingin memasang sebuah katup di balancing tank kolam renang Anda, segera hubungi<a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/kolam-renang\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/kolam-renang\/\" rel=\"noreferrer noopener\"> jasa instalasi kolam renang<\/a> sehingga memudahkan dalam hal pemeriksaan komponen apakah berjalan dengan efektif atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/kolam-renang\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/kolam-renang\/\">kontraktor kolam renang<\/a> akan mendesain terlebih dahulu balancing tank, termasuk menentukan jalur perpipaan menuju kolam renang, sehingga memastikan sirkulasi air berjalan baik, dan tidak adanya <em>backflow <\/em>menuju ruang penyimpanan air kolam renang. &lt;DM&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Check valve adalah salah satu komponen penting dalam balancing tank kolam renang, yang fungsinya memang<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3304,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[240,241],"class_list":["post-3303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kb","tag-check","tag-valve"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}