{"id":3272,"date":"2024-10-25T07:59:48","date_gmt":"2024-10-25T07:59:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kontraktor.work\/media\/?p=3272"},"modified":"2024-12-12T04:41:53","modified_gmt":"2024-12-12T04:41:53","slug":"syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/","title":{"rendered":"6 Syarat Membuat Balancing Tank, Jangan Asal Bikin Bak!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/pengertian-ukuran-fungsi-dari-balancing-tank\/\">balancing tank<\/a> memang sangat krusial dalam sebuah <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/mengenal-standar-konstruksi-kolam-renang\/\">konstruksi kolam renang<\/a>, karena bisa menampung limpahan air lebih, sehingga air kolam renang Anda lebih stabil dan tidak terlalu penuh. Syarat membuat balancing tank juga tidak boleh asal, karena harus memperhatikan beberapa hal penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa saja hal penting tersebut? Simak beberapa informasi yang bisa Anda ketahui di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/#1_Aspek_Kedalamannya\" >1. Aspek Kedalamannya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/#2_Aspek_Lebarnya\" >2. Aspek Lebarnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/#3_Aspek_Jaraknya\" >3. Aspek Jaraknya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/#4_Aspek_Sparingnya\" >4. Aspek Sparingnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/#5_Aspek_Pemasangan_Check_Valvenya\" >5. Aspek Pemasangan Check Valvenya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/syarat-membuat-balancing-tank-kolam-renang\/#6_Aspek_Finishingnya\" >6. Aspek Finishingnya<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Aspek_Kedalamannya\"><\/span>1. Aspek Kedalamannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Syarat membuat balancing tank yang pertama adalah mementingkan aspek kedalamannya. Kedalaman dari balancing tank kolam renang ini levelnya harus sejajar dengan permukaan kedalaman kolam renang, oleh karena itu saat membuat balancing tank ini tidak disarankan untuk diletakkan di atas permukaan kolam renang atau tanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun jika bak kontrol air ini berada pada permukaan kolam renang, mesin pompa kolam renang akan bekerja secara ekstra, karena bebannya menjadi lebih berat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin pada jangka waktu yang singkat Anda tidak akan menyadarinya, namun lama kelamaan akan sangat berdampak pada kerja mesin kolam renang itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nantinya, bagian <em>seal impeller <\/em>pompa akan cepat rusak karena dampak beban tekanan air yang cukup berat dan faktor lokasi penempatan balancing tank itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka, posisi balancing ini harus tertanam di lokasi yang lebih rendah atau bahkan sejajar levelnya dengan ketinggian kolam renang itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Aspek_Lebarnya\"><\/span>2. Aspek Lebarnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, selain masalah kedalaman, syarat membuat balancing tank ini adalah memperhatikan lebarnya. Maka dari itu, volume air kolam renang harus sesuai dengan lebar balancing tank kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Volume air kolam yang terletak di ruang balancing ini harus mampu meluberkan <em>overflow. <\/em>Setelah itu, pada aliran balik dari luberan tersebut, <em>supply <\/em>air yang mengarah ke ruang balancing ini wajib penuhi kapasitas hirup mesin kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demi mencegah terjadinya kekurangan air pada saat <em>overflow <\/em>berjalan, air tentu harus lebih banyak, jika tidak akan muncul masalah kelancaran arus air yang keluar masuk melalui ruang balancing.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"567\" src=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image087-1-1024x567.webp\" alt=\"balancing tank\" class=\"wp-image-3269\" srcset=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image087-1-1024x567.webp 1024w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image087-1-300x166.webp 300w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image087-1-768x425.webp 768w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image087-1.webp 1374w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">pengertian balancing tank, fungsi dan ukuran<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Aspek_Jaraknya\"><\/span>3. Aspek Jaraknya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Syarat membuat balancing juga harus memperhatikan terkait jaraknya nih. Usahakan agar jarak pembuatan balancing ini tidak terlalu jauh dengan lokasi kolam renang Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ternyata jarak ruang penyimpanan air dan kolam renang ini berjauhan, maka akan berpengaruh pada daya hisap mesin pompanya, selain itu akan memengaruhi pada tingkat kecepatan <em>overflow <\/em>air yang bisa menjadi semakin berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka tak heran biasanya bak penyimpanan air ini selalu berdekatan dengan ruang mesin kolam renang, jarak ideal air kolam renang jangan lebih jauh dari 2 meter dari posisi letak kolam renang ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Aspek_Sparingnya\"><\/span>4. Aspek Sparingnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya aspek yang harus diperhatikan dalam syarat membuat balancing tank adalah sparing nih, yang bertujuan untuk menghubungkan antara gutter dan balancing tank. Maka dari itu, dibutuhkan pipa dengan diameter 3 inci untuk kolam renang standar atau kolam renang pribadi rumahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun untuk kolam renang yang ukurannya lebih besar seperti kolam renang <em>olympic <\/em>tentu memerlukan diameter yang lebih besar juga nih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu ukuran diameter ini sangat penting untuk mengatasi dan mencegah masalah kelancaran aliran ke balancing tank. Aliran ke ruang bak ini bisa tersumbat akibat kontamin seperti kotoran atau dedaunan yang ikut terbawa limpahan air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Aspek_Pemasangan_Check_Valvenya\"><\/span>5. Aspek Pemasangan Check Valvenya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan aspek ukuran saja yang penting, syarat membuat balancing tank ini juga berpengaruh terhadap check valve nya lho. Peran check valve ini sangat penting dan diperlukan juga terutama pada saat mesin berhenti beroperasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat pengurasan balancing tank ini, Anda perlu cek bagian pegas dan pastikan bahwa check valve ini tidak bocor dan masih bisa berfungsi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika terjadi kebocoran atau rusak pada <em>check valve<\/em> ketika mesin berhenti beroperasi, maka akan mengakibatkan air kolam renang memasuki bagian dalam balancing tank karena adanya tekanan gravitasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Aspek_Finishingnya\"><\/span>6. Aspek Finishingnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya kolam renang saja yang perlu dilakukan <em>finishing, <\/em>syarat membuat balancing tank juga perlu diberikan <em>finishing <\/em>yang bertujuan untuk mengurangi dampak kebocoran. Maka penting untuk memasang <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/memilih-keramik-kolam-renang-terbaik\/\">keramik kolam renang terbaik<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun ruang penampungan ini menggunakan acian dan campuran perekat, namun lama kelamaan jika tidak dilakukan <em>finishing <\/em>air hendak tetap meresap dan bocor. Maka keramik ini menjadi hal penting untuk menahan beton dari kedap terhadap air. &lt;DM><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keberadaan balancing tank memang sangat krusial dalam sebuah konstruksi kolam renang, karena bisa menampung limpahan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3273,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[233,234],"class_list":["post-3272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kb","tag-balancing","tag-tank"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3272"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3272\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}