{"id":2220,"date":"2024-09-10T08:55:24","date_gmt":"2024-09-10T08:55:24","guid":{"rendered":"https:\/\/kontraktor.work\/media\/?p=2220"},"modified":"2024-12-10T10:00:12","modified_gmt":"2024-12-10T10:00:12","slug":"kenali-apa-itu-backwashing-pool-filter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-itu-backwashing-pool-filter\/","title":{"rendered":"Kenali Backwashing Pool Filter dan Cara Menggunakannya!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap kolam renang pasti memerlukan filter kolam renang untuk membersihkan air kolam menjadi lebih jernih dan bersih dari setiap kontamin. Nah, di filter kolam ada proses yang dinamakan dengan <em>backwashing pool filter.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, jika Anda belum mengetahui apa itu <em>backwashing <\/em>mari sama-sama kenali lebih jauh dari penjelasan yang sudah terangkum di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-itu-backwashing-pool-filter\/#Apa_Itu_Backwashing_Filter_Kolam_Renang\" >Apa Itu Backwashing Filter Kolam Renang?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-itu-backwashing-pool-filter\/#Kapan_Melakukan_Backwash_pada_Filter_Kolam_Renang\" >Kapan Melakukan Backwash pada Filter Kolam Renang?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-itu-backwashing-pool-filter\/#Cara_Menggunakan_Katup_Multiport_untuk_Melakukan_Backwashing_Filter\" >Cara Menggunakan Katup Multiport untuk Melakukan Backwashing Filter<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-itu-backwashing-pool-filter\/#Cara_Menggunakan_Katup_Dorong-Tarik_untuk_Melakukan_Backwashing_Filter\" >Cara Menggunakan Katup Dorong-Tarik untuk Melakukan Backwashing Filter<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Backwashing_Filter_Kolam_Renang\"><\/span>Apa Itu Backwashing Filter Kolam Renang?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Backwashing pool filter <\/em>atau proses membersihkan filter ini adalah membalikkan aliran air untuk mengeluarkan kotoran dan partikel yang sudah terkumpul. Proses ini tentunya penting untuk menjaga kualitas air dan masa pakai filter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, jika Anda memiliki filter <em>catridge <\/em>maka <em>backwashing <\/em>ini tidak cocok dilakukan di <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/sejarah-kolam-renang-yang-mendunia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/sejarah-kolam-renang-yang-mendunia\/\">kolam renang<\/a> Anda. Karena <em>backwashing<\/em> hanya berfungsi pada filter pasir dan filter tanah diatom.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Filter ini mengumpulkan limbah dan kontaminan dengan memanfaatkan tepi yang dalam. Saat kontaminan mulai menumpuk, filter akan menjadi semakin tidak efisien dalam melakukan tugasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat Anda melakukan <em>backwash<\/em> pada filter kolam, Anda membersihkan filter tanpa harus membersihkan pasir atau D.E. Dengan cara ini, Anda juga dapat menjaga keawetan filter. Namun, perlu diingat bahwa Anda perlu mengganti filter jika memang tidak bekerja secara maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_Melakukan_Backwash_pada_Filter_Kolam_Renang\"><\/span>Kapan Melakukan Backwash pada Filter Kolam Renang?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Filter kolam biasanya memiliki pengukur tekanan. Saat kolam Anda dipasang, perhatikan di mana pengukur tekanan berada. Angka yang Anda lihat adalah kisaran tekanan filter normal saat beroperasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat Anda terus menggunakan <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/jenis-dan-perawata-filter-kolam-renang\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1626\">filter <\/a>kolam, yang Anda lihat pada pengukur tekanan akan terus meningkat. Ini normal dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin banyak kontaminan yang terperangkap dalam filter, semakin baik kinerjanya. Namun, kemudahan ini tidak akan berlangsung lama. Pada akhirnya, ruang di filter kolam akan sangat padat sehingga tidak dapat lagi mengumpulkan kotoran apa pun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bila Anda melihat bahwa tekanan operasi filter telah mencapai 10 psi lebih tinggi dari tekanan operasi normal yang Anda catat, saatnya untuk melakukan <em>backwashing pool filter<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/PunyaRendyBray-2024-09-10T145047.525-ezgif.com-png-to-webp-converter-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2222\" srcset=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/PunyaRendyBray-2024-09-10T145047.525-ezgif.com-png-to-webp-converter-1024x576.webp 1024w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/PunyaRendyBray-2024-09-10T145047.525-ezgif.com-png-to-webp-converter-300x169.webp 300w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/PunyaRendyBray-2024-09-10T145047.525-ezgif.com-png-to-webp-converter-768x432.webp 768w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/PunyaRendyBray-2024-09-10T145047.525-ezgif.com-png-to-webp-converter.webp 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menggunakan_Katup_Multiport_untuk_Melakukan_Backwashing_Filter\"><\/span>Cara Menggunakan Katup Multiport untuk Melakukan Backwashing Filter<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mematikan sistem filtrasi Anda. Tidak ada yang boleh berjalan pada saat ingin menggunakan <em>backwashing pool filter <\/em>ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemudian, selang <em>backwash<\/em> perlu dihubungkan ke port pembuangan filter. Di sinilah pencucian balik akan segera terjadi.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang, atur katup multiport Anda ke mode <em>&#8216;Backwash&#8217;<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah selesai, hidupkan kembali sistem filter Anda. Biarkan selama sekitar dua menit. Pada titik ini, Anda telah memulai proses pencucian balik.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang matikan kembali sistem penyaringan Anda. Setelah ini, atur katup multiport Anda ke opsi &#8216;Bilas&#8217;.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemudian hidupkan kembali sistem penyaringan dan biarkan berjalan selama satu menit.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang matikan kembali sistem penyaringan Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah ini, kembalikan katup multiport ke posisi &#8216;Filter&#8217; agar berfungsi dengan semestinya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em><strong>Baca Juga<\/strong>: &#8220;<a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/keunggulan-filter-cartridge-dan-sand-filter\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1941\">Pilih Filter Cartridge atau Sand Filter, Mana yang Terbaik?<\/a>&#8220;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menggunakan_Katup_Dorong-Tarik_untuk_Melakukan_Backwashing_Filter\"><\/span>Cara Menggunakan Katup Dorong-Tarik untuk Melakukan Backwashing Filter<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda juga dapat menggunakan katup dorong-tarik. Dalam kasus ini, gunakan langkah-langkah berikut untuk melakukan <em>backwashing pool filter<\/em> Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pertama, Anda harus mematikan sistem penyaringan Anda. Untuk kedua jenis katup, sistem penyaringan Anda harus dimatikan terlebih dahulu.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang, sambungkan selang pencucian balik ke port pencucian balik filter. Di sinilah pencucian balik akan segera dilakukan.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang, Anda perlu membuka pintu pencucian balik.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah ini, sistem penyaringan harus dihidupkan lagi, dan dibiarkan selama sekitar tiga menit.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang matikan lagi sistem penyaringan.<\/li>\n\n\n\n<li>Terakhir, tutup katup dorong-tarik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, itu tadi beberapa informasi mengenai <em>backwashing pool filter <\/em>yang mungkin Anda belum familiar mendengarnya. Tentu dengan adanya upaya ini kolam renang Anda jadi lebih bersih dan jauh dari kontamin berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diingat juga nih bagi Anda pemilik kolam renang untuk selalu rutin membersihkan kolam renang, baik itu menggunakan <em><a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kolam-renang-skimmer\/\" data-type=\"post\" data-id=\"130\">skimmer <\/a><\/em>kolam renang maupun vakum, karena akan meringankan beban kerja dari filter kolam renang Anda sehingga bisa terus bekerja dengan optimal dan maksimal tanpa perlu repot-repot memperbaikinya ketika ada kerusakan. &lt;DM><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap kolam renang pasti memerlukan filter kolam renang untuk membersihkan air kolam menjadi lebih jernih<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2221,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[335,239],"class_list":["post-2220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kb","tag-backwash","tag-perawatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2220"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2220\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}