{"id":1790,"date":"2024-08-21T09:10:41","date_gmt":"2024-08-21T09:10:41","guid":{"rendered":"https:\/\/kontraktor.work\/media\/?p=1790"},"modified":"2024-12-10T03:32:07","modified_gmt":"2024-12-10T03:32:07","slug":"kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Kenali Bahaya Kencing di Kolam Renang, Jangan Ya Dek Ya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Mungkin terkesan iseng, namun kencing di kolam renang tidak diperbolehkan ya. Karena ada bahaya kencing di kolam renang yang menyangkut kesehatan nih. Bukan hanya itu saja, urine yang masuk ke dalam air kolam juga dapat merusak keseimbangan zat kimia tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, jika Anda belum tahu bahayanya kencing di kolam renang, simak selengkapnya di bawah ini ya, karena hal tersebut sangat berkaitan dengan keseharian kita dan sebagai upaya proteksi diri untuk kolam renang pribadi Anda.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang\/#1_Apa_yang_Terjadi_saat_Urine_Masuk_ke_Kolam_Renang\" >1. Apa yang Terjadi saat Urine Masuk ke Kolam Renang?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang\/#2_Apa_yang_Terjadi_Ketika_Anda_Kencing_di_Kolam_Air_Asin\" >2. Apa yang Terjadi Ketika Anda Kencing di Kolam Air Asin?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang\/#3_Bisakah_Zat_Klorin_Membunuh_Senyawa_di_Urine\" >3. Bisakah Zat Klorin Membunuh Senyawa di Urine?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang\/#4Cara_Membuang_Urine_dari_Kolam_Renang\" >4.Cara Membuang Urine dari Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/kenali-apa-bahaya-kencing-di-kolam-renang\/#5_Bahaya_Kencing_di_Kolam_Renang\" >5. Bahaya Kencing di Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Apa_yang_Terjadi_saat_Urine_Masuk_ke_Kolam_Renang\"><\/span>1. Apa yang Terjadi saat Urine Masuk ke Kolam Renang?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apapun alasannya, kencing di kolam renang tidak diperbolehkan, dan jika dilakukan akan ada bahaya kencing di kolam renang yang menyangkut orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, ketika ada yang mengeluarkan urine di <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/sejarah-kolam-renang-yang-mendunia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/sejarah-kolam-renang-yang-mendunia\/\">kolam renang<\/a>, urine mengandung senyawa seperti urea, amonia, asam amino, dan kreatinin yang dapat mengganggu keseimbangan kolam renang yang tidak dirawat.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun urine secara alami bersifat asam, senyawa-senyawa ini tidak berbahaya. Saat bereaksi dengan bahan kimia di kolam renang, senyawa ini dapat menyebabkan iritasi mata dan bahkan masalah pernapasan seperti asma.<\/p>\n\n\n\n<p>Amonia dalam urine dapat bercampur dengan klorin untuk menghasilkan sejumlah kecil gas kloramin, yang dapat menyebabkan batuk dan mual bagi penderitanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Urine di air kolam renang merupakan masalah yang sangat umum, karena 1 dari 5 orang dewasa Amerika mengaku pernah kencing di kolam renang setidaknya sekali.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Apa_yang_Terjadi_Ketika_Anda_Kencing_di_Kolam_Air_Asin\"><\/span>2. Apa yang Terjadi Ketika Anda Kencing di Kolam Air Asin?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya sama saja seperti saat Anda buang air kecil di kolam <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/klorin-kolam-renang-serta-fungsinya\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/klorin-kolam-renang-serta-fungsinya\/\">klorin<\/a>, sama-sama bahaya kencing di kolam renang. Kolam air asin masih mengandung sedikit klorin, hanya saja jumlah dan takarannya lebih sedikit.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini berarti bahwa jika seseorang buang air kecil di kolam air asin, reaksi kimia yang sama akan terjadi. Sama seperti di kolam klorin, Anda harus mewaspadai gejala-gejala seperti mata bengkak, ruam, dan iritasi kulit lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan ada juga mitos yang mengatakan urine di kolam renang akan membuat warna kolam menjadi biru, dan itu sepenuhnya salah ya. Air kolam tidak berubah warna saat buang air kecil. Meskipun ada tanda yang jelas bahwa seseorang telah buang air kecil di kolam renang, tidak ada reaksi kimia seperti itu.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-21T145504.826-ezgif.com-png-to-webp-converter-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1792\" srcset=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-21T145504.826-ezgif.com-png-to-webp-converter-1024x576.webp 1024w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-21T145504.826-ezgif.com-png-to-webp-converter-300x169.webp 300w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-21T145504.826-ezgif.com-png-to-webp-converter-768x432.webp 768w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-21T145504.826-ezgif.com-png-to-webp-converter.webp 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bisakah_Zat_Klorin_Membunuh_Senyawa_di_Urine\"><\/span>3. Bisakah Zat Klorin Membunuh Senyawa di Urine?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum masuk ke bahaya kencing di kolam renang, perlu Anda ketahui juga bahwa klorin tidak dapat membunuh senyawa yang ada&nbsp; di urine.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Apalagi fungsi klorin di kolam renang Anda adalah membunuh kuman dan memecah kontaminan, dan reaksi klorin akan habis saat disebar ke air kolam renang, maka tidak selamanya bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat seseorang buang air kecil di kolam renang, klorin akan mendeteksinya seperti kontaminan lainnya dan walaupun kolam renang Anda memiliki bau kaporit yang kuat, bukan berarti kolam renang bekerja ekstra keras. Dalam kebanyakan kasus, hal itu terjadi karena senyawa dalam urine bercampur dengan klorin, dan tidak melebur atau hancur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4Cara_Membuang_Urine_dari_Kolam_Renang\"><\/span>4.Cara Membuang Urine dari Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Air kolam renang Anda tidak membersihkan dirinya sendiri secara alami ketika sudah ada urine di dalam kolam renang Anda, satu-satunya cara untuk membuangnya adalah dengan menguras kolam renang, membersihkannya, dan mengisinya kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kolam renang yang dibangun di dalam tanah, Anda harus mengganti air setidaknya setiap tiga tahun, tetapi jika ada kontaminasi yang diketahui, urine atau lainnya, Anda harus cepat-cepat membuang kolam renang dan mengisinya kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika di rumah Anda memiliki anak kecil, di mana ini bisa menjadi masalah yang berulang, Anda tidak akan dapat menguras kolam renang Anda setiap saat. Jadi, apa yang harus dilakukan? Menambahkan enzim dapat memecah urea dan senyawa lain dalam urine.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><em><strong>Baca Juga:<\/strong> &#8220;<a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/apakah-bolah-berenang-setelah-makan\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1103\">Bolehkah Berenang Setelah Makan? Simak Penjelasannya!<\/a>&#8220;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Bahaya_Kencing_di_Kolam_Renang\"><\/span>5. Bahaya Kencing di Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui beberapa penjelasan di atas, bahaya kencing di kolam renang ini tidak boleh dianggap sepele ya. Memang bahaya kencing di kolam ini bisa menyerang kesehatan Anda, terlebih mata, kerusakan organ tubuh, sulit bernapas dan mengalami detak jantung rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi kulit dan gangguan pada mata juga dapat terjadi jika air sudah terkontaminasi dengan urine di dalam kolam renang. Namun biasanya penyakit yang ditimbulkan akibat terpapar senyawa yang ada di urine ini adalah diare. &lt;DM><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin terkesan iseng, namun kencing di kolam renang tidak diperbolehkan ya. Karena ada bahaya kencing<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1791,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[62,357],"class_list":["post-1790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-berenang","tag-kencing"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1790"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1790\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}