{"id":1323,"date":"2024-08-02T07:26:17","date_gmt":"2024-08-02T07:26:17","guid":{"rendered":"https:\/\/kontraktor.work\/media\/?p=1323"},"modified":"2024-12-09T08:14:21","modified_gmt":"2024-12-09T08:14:21","slug":"cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/","title":{"rendered":"4 Kesalahan Saat Menggunakan Pembersih Ubin Kolam Renang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolam renang perlu dibersihkan baik dalam air maupun ubin kolam renang nya nih. Dan banyak kesalahan dalam membersihkan ubin kolam renang dengan pembersih yang mungkin Anda belum sadari, salah satunya sering mencampurkan bahan pembersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda masih penasaran apa saja kesalahan yang acapkali dilakukan, simak beberapa informasinya di bawah ini yuk, sehingga Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#Apa_Penyebab_Ubin_Kolam_Menjadi_Kotor\" >Apa Penyebab Ubin Kolam Menjadi Kotor?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#1_Kalsium_Karbonat\" >1. Kalsium Karbonat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#2_Lumut\" >2. Lumut<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#3_Keseimbangan_pH_Tidak_Tepat_Takaran\" >3. Keseimbangan pH Tidak Tepat Takaran<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#Kesalahan_Saat_Menggunakan_Pembersih_Kolam_Renang\" >Kesalahan Saat Menggunakan Pembersih Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#1_Menggunakan_Pembersih_yang_Salah\" >1. Menggunakan Pembersih yang Salah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#2_Tidak_Menggunakan_Sikat_yang_Tepat\" >2. Tidak Menggunakan Sikat yang Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#3_Membersihkan_Hanya_Sekali_Selama_Setahun\" >3. Membersihkan Hanya Sekali Selama Setahun<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/cara-gunakan-pembersih-ubin-kolam-renang\/#4_Mencampurkan_Cairan_Pembersih\" >4. Mencampurkan Cairan Pembersih<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Penyebab_Ubin_Kolam_Menjadi_Kotor\"><\/span>Apa Penyebab Ubin Kolam Menjadi Kotor?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyebab ubin kolam renang kotor bisa terjadi dari beberapa faktor, termasuk bukan hanya kotoran yang menempel saja, berikut ini beberapa penyebabnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kalsium_Karbonat\"><\/span>1. Kalsium Karbonat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalsium Karbonat adalah endapan putih yang muncul di ubin Anda dan sering kali disebabkan oleh ketidakseimbangan <a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/ph-kolam-renang\/\">pH<\/a> di kolam renang Anda. Kalsium karbonat adalah salah satu zat yang paling mudah dibersihkan di ubin Anda jadi Anda jangan terlalu khawatirkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menentukan apakah ubin Anda mengandung kalsium karbonat, Anda dapat melakukan uji keasaman. Uji asam melibatkan penggunaan asam muriatik pada area tersebut. Jika menimbulkan suara, Anda dapat memastikan bahwa kalsium karbonat adalah penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Lumut\"><\/span>2. Lumut<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadar klorin yang tidak konsisten, penyaringan yang kurang lancar, dan kurangnya sirkulasi menyebabkan pertumbuhan lumut dan menjadi penyebab ubin kolam renang menjadi kotor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertumbuhan lumut atau alga ini akan membuat ubin kolam Anda kotor dan menarik bakteri. Untuk mencegah lumut, gunakan cairan algaecide setiap minggu untuk melawan pertumbuhan lumut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Keseimbangan_pH_Tidak_Tepat_Takaran\"><\/span>3. Keseimbangan pH Tidak Tepat Takaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika keseimbangan pH tidak tepat, Anda akan melihat peningkatan penumpukan alga dan kalsium, serta air yang keruh di ubin kolam renang Anda. Dalam kasus yang lebih parah, keseimbangan pH yang tidak tepat bisa menyebabkan korosi atau keretakan di ubin.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-02T140727.677-ezgif.com-png-to-webp-converter-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1326\" srcset=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-02T140727.677-ezgif.com-png-to-webp-converter-1024x576.webp 1024w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-02T140727.677-ezgif.com-png-to-webp-converter-300x169.webp 300w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-02T140727.677-ezgif.com-png-to-webp-converter-768x432.webp 768w, https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Untitleddesign-2024-08-02T140727.677-ezgif.com-png-to-webp-converter.webp 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Saat_Menggunakan_Pembersih_Kolam_Renang\"><\/span>Kesalahan Saat Menggunakan Pembersih Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Anda mengetahui beberapa penyebab terjadinya kotoran di ubin kolam renang Anda, sekarang saatnya mengetahui beberapa kesalahan menggunakan pembersih kolam renang saat membersihkan ubin. Apa saja?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menggunakan_Pembersih_yang_Salah\"><\/span>1. Menggunakan Pembersih yang Salah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat membersihkan ubin kolam renang, Anda harus menggunakan pembersih yang tepat untuk membersihkan kotoran tersebut. Gunakan juga bahan pembersih yang tergantung pada kondisi ubin kolam Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda mungkin dapat menggunakan larutan yang terbuat dari barang-barang rumah tangga biasa, seperti cuka, soda kue, atau pasta gigi. Noda atau kotoran yang sulit diangkat akan membutuhkan larutan pembersih kolam renang khusus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentukan apa yang menyebabkan ubin Anda kotor dan beli larutan yang dirancang untuk menghilangkannya. Pembersih seperti cuka, soda kue dan pasta gini memang ampuh hanya membersihkan kotoran yang ringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetapi jika ada endapan kalsium atau alga yang termasuk kotoran berat akan membutuhkan produk pembersih ubin kolam renang yang lebih ampuh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tidak_Menggunakan_Sikat_yang_Tepat\"><\/span>2. Tidak Menggunakan Sikat yang Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisanya banyak yang membersihkan ubin kolam renang dengan sikat yang kasar, padahal Anda perlu menggunakan sikat bulu lembut lho.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan sikat bulu lembut secara teratur adalah salah satu cara paling efektif untuk merawat sekaligus membersihkan ubin kolam renang Anda. Fokus membersihkan pada area dengan sirkulasi yang lebih sedikit dan paling rentan terhadap penumpukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Area ini sering kali memungkinkan lebih banyak kotoran menumpuk, sehingga pembersihan menjadi lebih memakan waktu.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em><strong>Baca Juga:<\/strong> &#8220;<a href=\"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/manfaat-air-mancur-kolam-renang-yang-elegant\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1271\">5 Manfaat Air Mancur Kolam Renang yang Elegant!<\/a>&#8220;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membersihkan_Hanya_Sekali_Selama_Setahun\"><\/span>3. Membersihkan Hanya Sekali Selama Setahun<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan lainnya dalam membersihkan ubin kolam renang adalah hanya membersihkan selama sekali setahun. Padahal, membersihkan ubin kolam renang harus dilakukan setidaknya dua hingga tiga kali setahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda hanya membersihkannya setahun sekali atau kurang dari itu, kotoran lebih banyak menumpuk di ubin Anda. Semakin lama kotoran didiamkan, semakin sulit untuk dibersihkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melewatkan pembersihan juga membuat Anda berisiko mengalami penumpukan di area lain di kolam renang Anda. Penumpukan tambahan dapat mengakibatkan kerusakan yang menyebabkan penyumbatan pada komponen lain di kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mencampurkan_Cairan_Pembersih\"><\/span>4. Mencampurkan Cairan Pembersih<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun menggabungkan dua pembersih yang punya tujuan menghilangkan noda mungkin terdengar seperti pilihan tepat, namun mencampur bahan kimia bisa berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolam renang sudah mengandung klorin dan hipoklorit. Dengan menambahkan bahan kimia lain, gas klorin dapat terbentuk. Gunakan cairan yang bisa didapatkan di rumah agar aman, dan beli pembersih ubin kolam renang yang khusus menghilangkan noda yang membandel. &lt;DM><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolam renang perlu dibersihkan baik dalam air maupun ubin kolam renang nya nih. Dan banyak<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1325,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[70,91],"class_list":["post-1323","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-perawatan-kolam-renang","tag-tips-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1323"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1323\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimulti.co.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}